Rabu, 8 April 2026

Malang Raya

FISIP Universitas Brawijaya Punya Ruang Menyusui, Karena Ini!

"Saya mengakomodir kebutuhan dosen muda membuat ruang laktasi. Nanti sekaligus juga buat jadi ruang lab psikologi,"

SURYAMALANG.COM//Sylvianita Widyawati
Gedung tribun FISIP Universitas Brawijaya 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Ruang laktasi (menyusui) akan disiapkan di kampus FISIP Universitas Brawijaya (UB). Hal ini karena banyak dosen muda yang masih harus menyusui anaknya.

"Saya mengakomodir kebutuhan dosen muda membuat ruang laktasi. Nanti sekaligus juga buat jadi ruang lab psikologi," ungkap Prof Dr Dharsono Wisadirana MS kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (21/1/2016). Menurutnya, ruang laktasi sudah umum.

Bahkan di bandara, mall juga sudah ada untuk mengakomodir kebutuhan ibu menyusui anaknya dengan ASI di ruang khusus. Lokasinya di gedung tribun yang baru jadi.

Tribun berlantai dua berada di dekat lahan parkir. Ruang seminar disiapkan dua ruangan, satu ruangan untuk ruang laktasi dan sebuah ruangan untuk ruang baca. Ruang laktasi juga untuk penitipan anak dengan diberi box yang menampung tiga sampai empat anak.

Ary Pratiwi SPsi MPsi, dosen psikologi perkembangan FISIP UB menyatakan rencana ruang laktasi memang berangkat dari banyaknya dosen perempuan di FISIP.

"Yang melahirkan bergantian. Selang-selang gitu. Ya saya mengusulkan untuk ruang laktasi. Ide berkembang. Nanti sama penitipan anak dan bisa jadi lab tumbuh kembang," jelas Ary yang baru aktif mengajar Desember 2015 setelah cuti melahirkan.

Tak hanya mengakomodir kebutuhan dosen perempuan, juga bisa jadi tempat mahasiswa belajar-observasi. Ia memperkirakan, baru di FISIP yang memiliki ruang laktasi nanti. Di prodi psikologi, lanjut Ary, dosennya memang kebanyakan perempuan.

"Senang saja jika terlaksana," katanya. Selain tetap bisa menyusui anaknya dengan ASI, juga bisa menitipkan anak di tempat aman.

"Selama ini teman-teman juga kadang membawa anak. Tapi mereka dititipkan ke lab praktikum karena banyak alat bermain dari mahasiswa yang membuat tugas akhir," papar dia.

Saat liburan sekolah, sementara orangtua kerja, membawa anak kadang jadi pilihan.

"Sekaligus tetap bisa mengawasi anak dan tetap bekerja," jawabnya. Ia sendiri kadang izin menyusui anak sebentar. "Untung rumahnya dekat," jelasnya. Di lemari es di prodi itu bahkan ada dosen yang menyimpan ASI-nya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved