Malang Raya
Pelaku Pembacokan Diduga Dua Orang, tapi Polisi Belum Bisa Ungkap Pembacok
"Ada dua orang, satunya yang menjadi eksekutor dan satunya sebagai joki motornya,"
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kasatreskrim Polres Kota Malang AKP Tatang Prajitno Panjaitan menyebut pelaku pembacokan dan pembegalan di depan Balai Kota Malang berjumlah dua orang. Mereka berperan sebagai pengemudi dan satunya sebagai eksekutor.
"Ada dua orang, satunya yang menjadi eksekutor dan satunya sebagai joki motornya," ujar Tatang kepada Surya, Kamis (21/1/2016).
Tetapi polisi belum bisa mengungkap identitas orang yang diduga sebagai pelaku peristiwa itu. Polisi mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan dua korban, M Nur Yasin (21) dan Hinggo Saputra Akbar (20). Polisi mencocokkan keterangan dari korban dengan sejumlah pelaku kasus serupa yang pernah ditangkap.
Tatang menambahkan agar masyarakat lebih waspada, meskipun berada di tempat yang selama ini dikenal sebagai lokasi aman. Kawasan Alun-Alun Bundar Tugu yang berada di dekat pusat pemerintahan Kota Malang selama ini dikenal ramai hingga malam hari. Sehingga masyarakat merasa aman melintas atau berhenti di kawasan ini.
Namun M Nur Yasin (21) warga Jalan Mergan Kelurahan/Kecamatan Sukun dan Hinggo Saputra Akbar (20) warga Jalan Ir Rais Gang 9 Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan SUkun apes, Selasa (19/1/2016) dini hari.
Keduanya dibacok orang tidak dikenal, dan sepeda Saputra dibawa kabur. Ketika itu, keduanya sedang berhenti dan berbincang-bincang di trotoar depan Balai Kota Malang.
"Kewaspadaan harus juga dari warga, terutama ketika di tempat sepi. Karena bisa jadi pelaku memanfaatkan situasi itu. Dalam peristiwa kemarin, pelaku memanfaatkan situasi yang sepi," tegas Tatang.
Karenanya, ia mengajak warga tetap waspada apalagi ketika tempat yang selama ini dirasa aman sedang sepi.
Sementara itu sebelumnya, kepada Surya, Yasin menengarai pelaku berjumlah empat orang. Hanya saja yang membacok dirinya seorang saja. Ia, laki-laki bertubuh tinggi besar, berkulit gelap, dan berlogat Jawa.
"Sebelumnya ada tiga orang lagi, namun mereka pergi duluan dan satu orang berjalan ke arah kami, serta tiba-tiba membacokkan celuritnya," ujar Yasin.
Yasin dan Saputra kini masih menjalani perawatan di RS Saiful Anwar. Yasin terluka di punggung dan lengan kiri, sedangkan Saputra terluka di lengan kanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/korban-bacok_20160121_133055.jpg)