Selasa, 7 April 2026

Bangkalan

Bangkalan Digoyang Model Berbikini, "Tak Perloh ke Surabaya Tretan," Ujar Netizen

"Duuh, Ya Allah," komentar Siti Qomariyah Ahlan.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: musahadah
surya/ist
Model Berbikini di Kolam Renang Goa Pote Bangkalan Jadi Cibiran Nitzen 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Sejak Minggu (21/2/2016) malam, beredar foto - foto sejumlah model berpakaian bikini menari di panggung dan berenang di kolam Goa Pote (Gua Putih), Desa Jaddih, Kecamatan Socah.  Hal ini memantik reaksi miring dari kalangan nitizen.

Beredarnya foto model - model berjoget di atas panggung kolam itu berawal dari postingan pemilik akun Facebook (FB) Cong Tain Saleh. "Upload saya sebelumnya sudah diblokir,,, hanya sampaikan fakta bahwa ini terjadi di lokasi wisata Madura,, tak perloh (perlu) ke surabaya tretan (sodara)..."

Hingga Senin (22/2/2016) siang, terpantau sudah 116 komentar dari para pengguna FB. Mayoritas mereka menyayangkan gambar - gambar tersebut.

Seperti yang disampaikan pemilik akun FB Ishak Junaidi, "Mari kita lawan bersama agar tidak mengotori dan menambah parah BANGKALAN KOTA SHALAWAT DAN DZIKIR".

Sementara Siti Qomariyah Ahlan hanya berkomentar singkat, "Duuuh ya Allah".

Pemilik akun FB Kai Fafan berkomentar, "Di Jakarta pertunjukan semacam itu hanya ada di hotel berbintang dan sangat tertutup, yang datang hanya orang-orang berduit. Di Bangkalan luar biasa, di lapangan terbuka di tempat wisata yang pada umumnya anak-anak dan remaja. Siapa yang salah ???".

Sementara itu pemilik akun Indar Yani menyahuti, Bukannya menyalahkan tapi secara tidak langsung kita mengajari yang tidak bener sama anak-anak kita".

Pemilik kolam renang Goa Pote (Goa Putih) H Mustofa (50) mengaku kecolongan dengan keberadaan sejumlah model berbikini joget di panggung dan berenang.

"Kami kecolongan dan itu bukan acara kami. Itu adalah pengunjung bukan satu paket dengan musik elekton," ungkap H Mustofa saat di konfirmasi di kolam renang Goa Pote, Senin (22/2/2016).

Kolam renang yang berada di lokasi alam perbukitan kapur memang menjadi pesona baru dan tengah diusulkan menjadi ikon baru wisata alam. Sepuluh ribu lebih pengunjung berdatangan di hari - hari libur.

Keberadaan model - model itu, dijelaskan H Mustofa tengah melakukan sesi pemotretan di area perbukitan.

Sejak keberadaan kolam itu, perbukitan yang dikenal dengan Gunung Jaddih itu memang sering dipilih komunitas fotografer bersama para modelnya sebagai latar pemotretan.

"Di bukit ada pemotretan untuk iklan salah satu produk. Setelah itu, (para model) mereka turun ke kolam dan berjoget di panggung," jelasnya.

Setiap hari libur, pihak pengelola selalu menyediakan suguhan musik elekton untuk menghibur pengunjung. Bahkan, lomba karaoke tingkat Madura pernah digelar di area kolam.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved