Sabtu, 11 April 2026

Malang Raya

Pia Wulandari: Menjadi PR Harus Kepo, Luwes tapi Tidak Cengengesan.

"Ada tiga hal yang wajib dipenuhi. Yaitu bisa menulis, menyebarkan pesan dan mempunyai jaringan media," jelas Pia, Sabtu (9/4/2016).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: musahadah
suryamalang.com
ILUSTRASI PUBLIC RELATION 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Praktisi Public Relation (PR) dan dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijaya (UB) Maulina Pia Wulandari MKom PhD  memberikan tips mengenai hal-hal yang wajib dipenuhi seorang PR.

"Ada tiga hal yang wajib dipenuhi. Yaitu bisa menulis, menyebarkan pesan dan mempunyai jaringan media," jelas Pia, Sabtu (9/4/2016).

Hal itu disampaikan dalam pelatihan kehumasan Be A Great Public Relations dengan tema "Kiprah Humas di Era MEA".

Kegiatan dilaksanakan di aula gedung A3 Universitas Negeri Malang (UM), Sabtu (9/4/2016).

Bagaimana dengan kualitas personal PR? Ia menyarankan menjadi PR tidak boleh kaku, luwes, tapi tidak cengegesan.

Selain itu, menjadi PR dituntut kepo dan harus ingin tahu apa yang terjadi. "PR itu harus bisa jadi tangan kanan pimpinan," kata Pia.

Jika belum, maka PR tersebut masih di level operasional seperti menggunting kliping koran dan menyiapkan hotel.

Namun jika PR sudah di level manajemen, maka organisasi akan menjadi sebagai intelejen dan tangan kanan pimpinan. Dengan begitu, ketika ada keputusan strategis organisasi, PR dilibatkan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved