Blitar
Demi Kencani Kekasih, Remaja Bobol Rumah Tetangga
Cinta memang tak memandang usia. Tak peduli tua atau muda, laki atau perempuan, kalau sudah kena pengaruh cinta, semuanya akan dilakukan.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Cinta memang tak memandang usia. Tak peduli tua atau muda, laki atau perempuan, kalau sudah kena pengaruh cinta, semuanya akan dilakukan.
Seperti yang dialami Gnw (17), warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ini. Demi ingin menyenangkan pacarnya, ia nekat membobol rumah tetangganya, Imam S (39). Bahkan, rumah korban sampai dibuat langganan karena sudah tiga kali beraksi.
Namun pada aksinya yang ketiga, Sabtu (23/4/2016) sore, ia apes karena dipergoki tetangga korban. Saat itu, pelaku terlihat menenteng tas hitam, sambil keluar dari belakang rumah korban.
"Dia itu sudah tiga kali mencuri di rumah korban sehingga korbannya tak memaafkan," kata AKP Purdianto, Kapolsek Kanigoro, Minggu (24/4/2016).
Pencurian Sabtu sore itu terjadi saat rumah korban kosong karena ditinggal korban berjualan buah-buahan di tepi jalan raya, yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Sedangkan, istri korban, Sumiati (35), mengajar kegiatan pramuka di sekolah SDN Gogoh Deso 1, yang berjarak sekitar 5 km dari rumahnya. Tahu rumah korban kosong, pelaku membobolnya.
"Pelaku mencongkel pintu dapur, kemudian mencuri uang Rp 300 ribu, yang tak lain uang iuran siswa buat kegiatan pramuka. Ia juga mencuri beras 6 kg, yang ada di meja dapur," paparnya.
Namun, saat keluar dari pintu dapur rumah korban, aksi pelaku dipergoki tetangga korban. Akhirnya, korban diberi tahu para tetangganya, kalau rumahnya kembali dibobol Gnw.
"Sebenarnya, korban sudah tahu kalau pencurian di rumahnya selama ini dilakukan pelaku. Namun, korban bisa memaafkan karena pelaku selain dianggap masih anak-anak juga tetangganya sendiri.
Namun, karena dianggap tak bisa dikasihani, akhirnya pencurian yang ketiga ini, dilaporkan ke polisi," paparnya.
Dua kali pencurian sebelumnya, di antaranya, pelaku mencuri dua ekor ayam. Itu terjadi pada April 2015 lalu. Namun, pada Desember 2015 lalu, pelaku kembali beraksi. Yakni, mencuri sepeda pancal.
"Katanya, selama dua kali mencuri itu, uangnya dibuat mentraktir pacarnya, seperti membelikan bakso. Rencananya, pada aksinya yang ketiga, uangnya juga akan dipakai jajan dengan pacarnya, namun kepergok tetangga korban," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-curi-tas_20150710_153147.jpg)