Pasuruan
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Muat Limbah Tetes Terguling di Pasuruan
Informasi yang dihimpun, truk gandeng yang membawa limbah tetes dari Banyuwangi ini terguling Selasa pagi.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Sebuah truk gandeng Nopol L 9490 UL terguling di viaduk Gempol, Pasuruan, Selasa (10/1/2017). Truk yang dikemudikan Sugiato (50) warga Kediri ini terguling dan membuat arus lalu lintas ke arah Pasuruan atau sebaliknya mengalami kepadatan. Arus lalu lintas sempat tersendat selama berjam-jam.
Informasi yang dihimpun, truk gandeng yang membawa limbah tetes dari Banyuwangi ini terguling Selasa pagi. Sebelum terguling, truk menyentuh portal pembatas.
"Selanjutnya truk terguling, dan limbah yang dibawanya langsung tumpah ke jalan. Jalanan menjadi licin dan kendaraan yang melintas berjalan pelan karena berhati-hati," kata salah satu saksi mata Suparno.
Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Evon Fitrianto mengatakan, pihaknya sudah berusaha mengevakuasi truk terguling itu.
"Proses evakuasi berlangsung agak sulit, mengingat dibutuhkan alat berat untuk mengangkat truk dan menutupi tumpahan tetes agar tidak licin," terangnya.
Dia menjelaskan, selama proses evakuasi, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dari dua arah. Untuk kendaraan kecil, kata Evon arus lalu lintas tetap dibuka. Untuk yang kendaraan besar, kami minta putar balik.
"Kendaraan kecil dan besar yang dari arah Surabaya dilarang melintas dan diarahkan ke arah Japanan bagi yang mau ke Pasuruan," paparnya.
Hingga saat ini, proses pembersihan jalan dari limbah tetes ini masih berlangsung. Evon juga belum bisa memastikan penyebab tergulingnya kendaraan ini.
"Kami masih mendalami hal ini. Kami juga masih memeriksa sopir truk untuk memastikan apakah benar terguling setelaj menabrak pembatas jaln atau kelebihan muatan," pungkasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kecelakaan-truk-limbah-di-pasuruan_20170110_133259.jpg)