Malang Raya
Gedung Kesenian Batu Butuh Perbaikan Segera
Kami masukkan ke dalam anggaran APBD. Ada. Kami lihat dulu itu kerusakannya seperti apa, sejauh mana harus diperbaiki ataukah dibangun ulang
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, BATU - Gedung Kesenian Kota Batu tampak sepi, Kamis (24/5/2018). Bahkan gedung yang terdiri dari dua bangunan itu kondisinya memprihatinkan, bagaimana tidak bagian atap kedua bangunan itu terlihat mengelupas.
Papan pengumuman pun juga tampak tak terawat di sisi bangunan sebelah kiri itu. Bangunan Gedung Kesenian imi dibangun sejak tahun 2010, yang memang dibangun khusus untuk pertunjukan kesenian.
Ketua Dewan Kesenian Kota Batu Fuad Dwiyono mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kondisi gedung kesenian yang terletak di Jalan Raya Oro-Oro Ombo ini. Ia berharap ada perhatian khusus untuk gedung yang digadang-gadang menjadi salah satu tempat pertunjukan dan sarana berkreasi seniman di Kota Batu.
"Ya kondisi ini sudah sering kami sampaikan ke Wali kota dan Dinas Pariwisata. Tetapi sampai sekarang belum ada respon. Ya kami mendesak agar segera ada tindakan, seminimal mungkin diperbaiki bagian atapnya," kata Fuad, Kamis (24/5/2018).
Karena, lanjut dia pernah suatu ketika ada pertunjukan seni saat musim hujan, atapnya bocor. Sehingga mengganggu pertunjukan seni tari saat itu. Hal itu sangat disayangkan olehnya, karena lokasi ini merupakan sarana untuk belajar, pertunjukan, bahkan untuk berkreasi para seniman Kota Batu. Pihaknya mendesak, karena ditakutkan jika terus-terusan seperti ini akan rubuh.
"Masa ya nunggu rubuh dulu. Belum ada perbaikan sama sekali sejak awal. Kondisi sekarang ini memang sudah tidak layak lagi. Sebab, kerusakaan yang ada sekarang juga membahayakan bagi orang-orang yang beraktivitas dibawahnya," ungkapnya.
Bahkan ia mendapatkan kabar lokasi itu bakal dijadikan Museum di tahun 2019. "Cuma seperti apa nanti kami kurang tahu. Kalau semisal dijadikan museum lalu apakah tidak ada lokasi untuk para seniman lagi? Makanya kami masih mempertanyakan hal itu," pungkas dia.
Disisi lain, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menyatakan kalau sudah ada anggaran untuk perbaikan gedung kesenian yanh dibangun dengan anggaran Rp 4 miliar APBD 2010 itu. Namun, pihaknya juga perlu mengetahui seberapa parah dan mendesaknya gedung itu untuk diperbaiki.
"Kami masukkan ke dalam anggaran APBD. Ada. Kami lihat dulu itu kerusakannya seperti apa, sejauh mana harus diperbaiki ataukah dibangun ulang," kata Punjul.
Ke depan, lanjut dia gedung ini tetap digunakan untuk kegiatan kesenian. Bahkan, ia merencanakan untuk dinas terkait seperti Dinas Pariwisata agar mengadakan kegiatan yang berbau kesenian diadakan di lokasi ini. Sama seperti halnya dengan Gedung Sendratari di Kelurahan Sisir.
"Sama, nanti kami perlakukan dengan sama. Tidak kami beda-bedakan. Kami manfaatkan lokasi itu untuk sarana pembelajaran," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gedung-kesenian-kota-batu-di-jalan-raya-oro-oro-ombo-yang-kondisinya-rusak-dibagian-atap_20180524_181321.jpg)