Minggu, 12 April 2026

Surabaya

Rampas Ponsel, Duo Begal Surabaya Tak Berdaya Melawan Bocah SD

Walaupun masih berusia 11 tahun, bocah Surabaya ini berani melawan begal. Bahkan bocah ini sampai terseret di aspal.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Kedua pelaku jambret ponsel milik pelajar SD setelah ditahan di Polsek Wonocolo, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Siswa kelas V SD berinisial DP (11) berani melawan penjambret atau begal yang merampas ponsel miiknya di di Jalan Raya Siwalankerto, Surabaya.

Kejadian ini bermula saat dua begal yang diketahui bernama Setiawan Wibowo (30), dan Oktavianto Risky (21) mengendarai motor Beat nopol L 3929 BD.

Saat tiba di lokasi, dua pelaku ini berupaya merampas ponsel yang dibawa DP.

( Baca juga : Cerita Azriel Hermanyah Soal Kejadian Mistis di Rumah Megahnya, Mulai Suara Aneh & Sempat Uji Nyali )

DP melawan aksi dua penjambret tersebut.

Mendapat perlawanan itu, seorang pelaku jambret membekap mulut korban dari arah belakang.

Setelah mendapat ponsel korban, dua pelaku itu langsung tancap gas meninggalkan korbannya di pinggir jalan.

( Baca juga : Ayu Ting Ting Gendong Bilqis sambil Lari di Lomba Tujuh Belasan, Sempat Kepayahan, Lihat Keseruannya )

Namun, korban memegang besi jok belakang motor yang ditumpangi dua pelaku itu.

Karena tidak kuat, gegaman tangan korban terlepas.

“Korban sempat terseret beberapa meter sehingga terjatuh,” ujar Iptu Mudjiani, Kanitreskrim Polsek Wonocolo kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (18/8/2018).

( Baca juga : Susunan Acara Pembukaan Asian Games 2018 Sabtu 18 Agustus 2018, Mulai jam 08.00 – 22.00 WIB )

Akibat tarikan itu membuat motor pelaku oleng sehingga menabrak tiang listrik di pinggir jalan.

Warga yang melihat kejadian itu langsung mengejar tersangka.

Tersangka pun panik sehingga meninggalkan motornya di pinggir jalan.

( Baca juga : Ketika Penjambret Amatir Surabaya Hubungi Korban dan Tergiur Tebusan Lebih Besar, Begini Akibatnya )

“Pelaku berhasil ditangkap warga bersama polisi yang ada di dekat lokasi,” ungkapnya.

“Kami masih mengembangkan kasus ini.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved