Sidoarjo
Angkutan Sekolah Gratis di Sidoarjo Sulit Terwujud
Ortu dan siswa yang berharap ada angkot gratis di Sidoarjo harus bersabar. Program ini benar- benar sulit terwujud.
SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo memanfaatkan angkutan kota (angkot) sebagai angkutan sekolah layaknya bus sekolah gratis, sepertinya sulit terwujud alias batal dilaksanakan.
Sebab, pengajuan anggaran untuk program ini tidak mendapat restu dari Tim Anggaran Pemerintah daerah (TAPD) Sidoarjo.
Program ini juga tidak dianggarkan dalam pengajuan APBD 2018, Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018, dan dalam KUA PPAS 2019.
( Baca juga : Rangkuman Peristiwa di Jatim Kemarin, Mulai Kebakaran Rumah di Malang, sampai Razia Kos di Kediri )
“Kemungkinannya memang ditolak,” kata Kepala Dishub Sidoarjo, Bahrul Amig kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (28/8/2018).
Jadi program ini benar-benar batal atau kembali tertunda di tahun depan, dan harus menunggu periode anggaran berikutnya.
Sebenarnya program angkutan gratis untuk siswa itu sudah diajukan sejak awal 2018.
( Baca juga : Penampilan Dewi Perssik saat Natural, Captionnya Ada Tulisan Jatuh Miskin & Ditinggal Suami )
Konsepnya adalah dengan memanfaatkan angkot untuk melayani para siswa berangkat dan pulang sekolah.
Program ini juga untuk membantu angkot yang selama ini terus menurun karena tergerus angkutan online.
Dishub butuh dana sekitar Rp 5 miliar untuk menyewa angkot dalam program ini.
( Baca juga : Luis Milla Tangani Timnas Indonesia Sampai Piala AFF 2018, Bima Sakti Latih Timnas Indonesia U15 )
Ternyata pengajuan awal tahun itu tidak berhasil. Dalam APBD 2018, TAPD tidak mengalokasikannya.
Program diajukan lagi dalam pembahasan PAK 2018. Kali ini pengajuannya berupa subsidi untuk angkutan umum dan pembelian 10 unit bus.
Itu dengan perhitungan untuk angkutan sekolah gratis sekitar 8.000 siswa di Sidoarjo.
( Baca juga : Joshua Suherman Dikira Jonatan Christie, Balasannya di Twitter Bikin Ngakak )
Lagi-lagi pengajuan tidak berhasil. Tapi Dishub tetap berusaha mengajukan lagi untuk anggaran 2019.
Ternyata, anggaran untuk angkutan sekolah itu juga tidak masuk dalam KUA PPAS 2019.
“Artinya, kami harus berpikir lagi dengan membuat konsep dan program agar bisa mewujudkan rencana pemberian layanan antar-jemput gratis untuk siswa di Sidoarjo,” ujar Amig.
( Baca juga : Ini 3 Kata yang Dilontarkan Syahrini Usai Denger Tiket Konsernya Habis Terjual. )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/angkot-di-sidoarjo-yang-akan-difungsikan-untuk-angkutan-sekolah-gratis_20180829_140448.jpg)