Jumat, 17 April 2026

Universitas Widyagama

Universitas Widyagama Malang Galakkan Lagi Orasi Ilmiah

Universitas Widyagama (Uwiga) Malang menggelar wisuda ke 78 untuk jenjang diploma, sarjana dan pascasarjana di kampus 3, Sabtu (27/10/2018).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: yuli
Para wisudawan terbaik Universitas Widyagama Malang dengan nilai pujian dalam wisuda ke 78, Sabtu (27/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Universitas Widyagama (Uwiga) Malang menggelar wisuda ke 78 untuk jenjang diploma, sarjana dan pascasarjana di kampus 3, Sabtu (27/10/2018) dengan sebanyak 293 wisudawan. Wakil Rektor III Uwiga, Dr Agus Tugas Sudjianto ST MT menyatakan saat wisuda digalakkan lagi orasi ilmiah.

"Saya kira ada orasi ilmiah sangat tepat sebagai sarana akademis selain ada rapat terbuka senat dan wisuda," jelas Agus pada suryamalang.com, Jumat (26/10/2018) di sela gladi resik wisuda. Sehingga apa yang disampaikan di orasi ilmiah, bagi wisudawan bisa mendapatkan keilmuan juga bagi orangtua yang datang.

Orasi ilmiah diisi Arie Restu Wardhani ST MT PhD, Dosen Teknik Industri Uwiga. Arie adalah alumnus Uwiga saat S1. Kemudian menyelesaikan S2 di ITS Surabaya dan mendapat PhD dari Inggris. Tema yang diangkat adalah "Peran Modal Manusia, Modal Sosial dan Orientasi Kewirausahaan Dalam Membangun Inovasi Pada UKM Di Indonesia".

Dikatakan Arie, UKM dalam beberapa dekade menghadapi tantangan dalam lingkungan bisnis. Sehingga yang mampu bertahan UKM yang memiliki kemampuan berinovasi. Hal ini menjadi kunci suksesnya. Dengan inovasi, maka UKM nya akan unik dan sulit ditiru.

Untuk itu diperlukan tiga hal dalam penelitiannya berupa modal manusia, modal sosial dan orientasi kewirausahaan. Modal manusia mengarah pada keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki individu. Sedang modal sosial seperti interaksi orang-orang di tim.

Sedang orientasi kewirausahaan mencakup pada perilaku manajer seperti keberanian dalam menghadapi resiko, pro aktif dan perpikiran terbuka pada hal baru. Sementara wisudawan terbaik Uwiga antara lain Ahmad Saifudin dengan IPK 3,93. Ia menyelesaikan kuliah S1 Manajemen di Fakultas Ekonomi selama 3,5 tahun.

"Alhamdullilah bisa jadi wisudawan terbaik," ungkap Saifudin. Ia adalah putra bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Ma'sum dan Siti Ngaisah. Padahal ia alumnus SMK jurusan RPL di SMKN 2 Singosari Kabupaten Malang. "Kiatnya adalah disiplin belajar, berusaha dan jangan lupa berdoa," kata pria kelahiran 25 september 1992 ini.

Selain itu, menjadi wisudawan terbaik ternyata cita-citanya sejak masuk kuliah. "Saya terinspirasi guru saya saat SMK. Dia memutar video inspirasi dan berpesan jika memiliki cita-cita dan harapan, maka tulislah pada selembar kertas yang mudah dilihat," katanya.

Maka ada sejumlah harapan dituliskan di kertas yang ditempel di kamar tidurnya. Nomer satu yang ditulis adalah menjadi wisudawan terbaik dengan IPK di atas 3 koma. "Alhamdullilah tercapai," paparnya. Memang ada yang belum terwujud beberapa. Namun dengan menulis itu, maka ia memiliki arah target.

"Saya setelah lulus ingin wirausaha," ujarnya. Memang sudah ada usaha kecil yang dirintis sejak SMK. Dalam skripsinya ia mengangkat tentang komitmen organisasi dan budaya organisasi di perusahaan. Ia melakukan penelitian di sebuah perusahaan di Kota Malang.

Ia menemukan bahwa budaya organisasi terkait dengan kinerja dan komitmen karyawan. Sehingga karyawan akan loyal pada perusahaan. "Tidak ada kendala dalam pencarian data. Saya sangat terbantu dari HRD perusahaan itu," kata Saifudin.

WR III menambahkan, tantangan lulusan perguruan tinggi makin besar. Sebab setiap Sabtu saja di Kota Malang selalu ada wisuda yang digelar PTN dan PTS. Para sarjana-sarjana baru ini akan berkompetisi dalam pencarian pekerjaan. Namun lama tunggu pekerjaan alumnus Uwiga relatif singkat dari hasil rekam jejak.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved