Kamis, 9 April 2026

Jendela Dunia

KIAMAT SUDAH DEKAT, Tapi Ilmuwan Bisa 'Menunda' Datangnya Hari Kiamat dengan Lima Cara Ini

Kiamat sudah dekat adalah frasa menggelitik yang memiliki kesan bualan, tapi frasa tersebut memang benar adanya

Editor: eko darmoko
Bangka Pos.
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Kiamat sudah dekat adalah frasa menggelitik yang memiliki kesan bualan, tapi frasa tersebut memang benar adanya.

Sebab, secara logika, kiamat tidak mungkin bertambah jauh, tapi yang tepat adalah kiamat kian dekat.

Datangnya kiamat sering dianalogikan dengan usia Bumi yang sudah menua.

Perihal usia yang sudah tua ini, sudah menjadi rahasia umum bahwa Bumi dalam masalah yang serius.

Tetapi, selama di Bumi ini masih ada ilmuwan, kehancuran di planet yang kita tinggali ini bisa ditunda.

Berikut cara cerdik para ilmuwan untuk menunda hari kiamat, seperti dilansir dari Science Alert.

1. Mengubah Gas Karbondioksida (CO2) Menjadi Bahan Bakar

Peneliti di Kanada telah mengembangkan sebuah perangkat yang menghisap polusi CO2 dan mengubahnya menjadi bahan bakar.

Perangkat ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan start-up Carbon Engineering yang sebagian dananya disokong oleh penemu Windows Bill Gates.

Cara kerja teknologi ini adalah menyedot gas CO2 dari udara.

Kemudian dengan hidrogen yang telah dipisahkan oleh air, lantas hidrokarbon, sehingga bisa berfungsi sebagai bahan bakar.

2. Mengumpulkan Cacing untuk Memakan Sampah Plastik

Diperkirakan pada tahun 2050, jumlah ikan akan lebih sedikit dari jumlah sampah plastik yang terdiri dari gelas kopi atau kantong plastik.

Tetapi, untuk pertama kalinya pada akhir tahun 2015, ilmuwan menemukan bakteri yang ada di dalam usus seekor cacing yang mampu menghancurkan plastik.

Kabar baiknya, cacing ini juga mampu memakan styrofoam dan polystryne sebelum berakhir di laut atau pembuangan sampah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved