Berita Malang Hari Ini
Partisipasi Warga Kota Malang Terhadap Sensus Penduduk Online Masih Rendah
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat partisipasi masyarakat terhadap sensus penduduk online masih rendah.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat partisipasi masyarakat terhadap sensus penduduk online masih rendah.
Hingga kini, baru sekitar 3.900 kartu keluarga (KK) yang mengisi data secara mandiri.
“Padahal target kami 12.000 KK,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo, Selasa (3/3/2020).
Awalnya, kata Sunaryo, BPS berharap partisipasi masyarakat Kota Malang tumbuh seperti deret ukur.
Apalagi Kota Malang dikenal sudah melek teknologi dan dikelilingi puluhan perguruan tinggi negeri dan swasta.
“Harapan kita bisa bertambah secara deret ukur. Misal 200, ke 400, ke 800, lalu 1400 dan seterusnya," katanya.
Sunaryo meminta dukungan media massa dalam menyosialisasikan sensus penduduk secara online.
Sebab akhir bulan Maret, BPS menarget 40 persen dari total KK telah mengisi datanya secara pribadi.
“Pengisian data juga sangat mudah. Sama sekali tidak merepotkan,” tutupnya.
BPS melaksanakan sensus penduduk secara online sejak 15 Februari dan berakhir pada 31 Maret 2020.
Sensus penduduk online ini dilakukan untuk memetakan kondisi penduduk yang ada di Indonesia.