Kamis, 9 April 2026

PSBB Malang Raya

UPDATE PSBB Malang Raya Hari Ini 6 Mei 2020: PT KAI Batalkan Perjalanan Kereta ke Surabaya

Update PSBB Malang Raya hari ini 6 Mei 2020 tentang perkembangan PSBB di Malang dan PT KAI batalkan 30 perjalanan

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
kolase suryamalang.com
PSBB di Malang Hari ini 6 Mei 2020 

SURYAMALANG.COM - update PSBB Malang Raya hari ini 6 Mei 2020 tentang Sanusi berubah pikiran soal PSBB Kabupaten Malang batal dilakukan.

Selain itu, update PSBB Malang Raya hari ini juga mengulas PT KAI batalkan 30 perjalanan KA lokal.

Selengkapnya, langsung saja simak update PSBB Malang Raya yang telah dirangkum SURYAMALANG.COM.

1. Bupati Malang, Muhammad Sanusi melontarkan pernyataan wacana penundaan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya.

Pernyataan tersebut kontras berbeda dengan rencana PSBB Malang Raya yang sudah disepakati tiga kepala daerah di Bakorwil III Malang, 28 April lalu. Alhasil, hasil diskusi PSBB yang sempat disepakati terancam batal, apabila Pemkab Malang bersikukuh tidak ikut mengajukan PSBB.

Pada Selasa (28/4/2020) lalu, Sanusi menerangkan segala kesiapan PSBB di wilayahnya telah siap. Kesiapan tersebut berupa posko check point, personel tenaga kesehatan, bantuan sosial dan tempat karantina.

"Kabupaten Malang siap secara check point, personel dan tempat karantina. Setiap desa tempat karantina sudah disiapkan," beber Sanusi, April lalu saat menyetujui pengajuan PSBB.

Selang beberapa waktu kemudian yakni pada, Rabu (6/5/2020).

Bupati Malang, Sanusi menyebut ada opsi penundaan pelaksanaan PSBB di wilayahnya.

Ada 38 orang terkonfirmasi positif corona dan sudah ada 6 orang meninggal dunia karena Covid-19 belum membuat Sanusi berpikir mengajukan PSBB.

"Kalau nanti perkembangannya tidak melonjak mungkin PSBB-nya bisa ditunda," ujar Sanusi saat ditemui di Pendapa Peringgitan Pemkab Malang hari ini.

Sanusi memikirkan dampak sosial ekonomi bila PSBB diterapkan.

Menurutnya, ia harus berhati-hati dalam memutuskan pengajuan PSBB.

Pria asal Gondanglegi itu menegaskan, wacana peniadaan PSBB ini masih bersifat fleksibel.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved