Kamis, 9 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Dapat Program Asimilasi di Rumah, 37 Warga Binaan Lapas Malang Langsung Sujud Syukur

Sebanyak 37 warga binaan Lapas Kelas I Malang, telah memenuhi syarat mendapatkan program asimilasi.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Warga binaan Lapas Kelas I Malang sujud syukur setelah mendapatkan program asimilasi di rumah. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Percepatan Program Asimilasi di rumah sesuai dengan Permenkumham No 32 Tahun 2020 telah dilaksanakan oleh Lapas Kelas I Malang,

Sebanyak 37 warga binaan Lapas Kelas I Malang, telah memenuhi syarat mendapatkan program asimilasi.

Sebelum keluar lapas, ke-37 warga binaan tersebut melakukan sujud syukur.

Karena telah mendapatkan program asimilasi di rumah.

Kepala Lapas Klas I Malang, Anak Agung Gde Krisna, mengatakan sebelum warga binaan tersebut keluar, mereka telah lolos tracking dan tes rapid antigen.

"Ada hampir 200 warga binaan yang telah diusulkan untuk mendapatkan hak integrasi dan asimilasi di rumah. Dan ke-37 warga binaan tersebut telah selesai pemberkasannya, sehingga dapat menjalani asimilasi di rumah pada hari ini. Selain itu mereka juga dinyatakan dalam keadaan sehat dan bebas Covid 19," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (18/1/2021).

Ia menjelaskan setelah bebas, ke-37 warga binaan ini diserahkan langsung ke Bapas Kelas I Malang untuk menyelesaikan administrasi.

Nantinya petugas Kemasyarakatan Bapas akan bertugas memantau perkembangan para warga binaan yang menjalani asimilasi di rumah.

"Oleh karena itu bagi warga binaan yang telah mendapatkan asimilasi di rumah, untuk mengikuti arahan dan aturan Bapas dengan baik. Jangan sampai melakukan pelanggaran. Karena hak asimilasi di rumah bisa kami cabut, bila kami mendapat laporan dari Bapas bahwa ada warga binaan yang melanggar aturan," bebernya.

Selain itu dirinya meminta kepada warga binaan yang menjalani asimilasi di rumah, untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan Covid 19.

"Ingat pandemi Covid 19 belum berakhir, tetap selalu jaga kesehatan dan disiplin protokol kesehatan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved