Daftar Daerah yang Berpotensi Terdampak Kekeringan di Jatim, Termasuk Malang
Sebanyak 1.305 desa di Jatim berpotensi mengalami kekeringan dan kekurangan pasokan air bersih.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebanyak 1.305 desa di Jatim berpotensi mengalami kekeringan dan kekurangan pasokan air bersih.
Kapala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Sriyono menyatakan 1.305 desa yang berpotensi mengalami kekeringan itu ada di 23 kabupaten.
Perinciannya, 699 desa dengan konfisi kering kritis, 407 desa kering langka, dan 199 desa kering terbatas.
23 Kabupaten di Jatim yang berpotensi kekeringan pada tahun ini adalah Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Lamongan, Lumajang. Kemudian Kabupaten Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, dan Tuban.
Sejumlah daerah telah mengajukan bantuan air bersih pada BPBD Jatim guna mengatasi kekeringan.
Total sudah ada tiga kabupaten yang minta drop air bersih, yaitu Pacitan, Trenggalek, dan Kabupaten Pasuruan.
"Sementara ini mereka masih pakai APBD kabupaten masing-masing untuk droping air bersih. Pemprov Jatim siap memback-up jika dibutuhkan," kata Sriyono kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (4/6/2021).
Sedangkan drop air bersih dari Pemprov Jatim masih harus menunggu SK Gubernur untuk bencana kekeringan.
Dengan bekal surat tersebut, maka kapanpun jika dibutuhkan, BPBD akan mampu untuk melakukan drop air bersih yang di butuhkan di daerah-daerah.
Pihaknya memastikan kesiapan anggaran terkait kekeringan, terutama droping air bersih.
BPBD juga selalu menyiapkan kebutuhan air bersih, baik untuk minum maupun memasak.
Sebab anggaran tersebut ada dan tujuannya untuk memenuhi kebutuhan droping air bersih bagi Kabupaten yang mengajukan.
"Sebanyak 23 Kabupaten yang mengalami ini kami SK-kan. Atau nanti ada SK (Surat Keputusan) Gubernur tentang bencana kekeringan."
"Dengan SK itu kami bisa droping air ke daerah yang meminta bantuan air bersih," tegasnya.
Untuk droping air bersih, Sriyono mengaku sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan PDAM kabupaten setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kondisi-kekeringan-yang-melanda-waduk-dempok-kecamatan-pagak-kabupaten-malang_20180919_144950.jpg)