Pesan Terakhir Sarifah Sebelum Tewas Dihajar Suaminya
Sarifah (36) tewas akibat dihajar suaminya berinisial JN (37) di Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB)
SURYAMALANG.COM - Sarifah (36) tewas akibat dihajar suaminya berinisial JN (37) di Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (23/6/2021) pukul 19.00 Wita.
Kasatreskrim Polres Bima, Iptu Adhar mengungkapkan insiden suami bunuh istri itu berawal saat pelaku dan korban cekcok mulut.
Saat penganiayaan terjadi, anak korban sedang berada di rumah bibinya.
Tiba-tiba anak korban mendengar suara cekcok mulut dan suara bantingan tubuh di dalam rumah.
Anak korban langsung bergegas pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, anak korban kaget melihat Sarifah dalam kondisi tergeletak di lantai.
Saat dalam kondisi kritis, Sarifah minta Juniarti menjaga adiknya baik-baik.
"Saya tidak kuat lagi, anakku. Kamu dan adikmu hidup saja dengan bapakmu," kata Sarifah kepada anaknya.
Keluarga sempat membawa korban ke Puskesmas Ngali untuk mendapat tindakan medis.
Namun, pihak Puskesmas Ngali tidak bisa memberi tindakan medis karena korban mengalami luka cukup parah.
Akhirnya korban dirujuk ke RSUD Bima.
"Meskipun sempat mendapat penangana medis, nyawa korban tidak bisa tertolong," katanya.
Korban menghembuskan napas terahir di RSUD Bima sekitar pukul 13.00 Wita.
Polisi mennagkap pelaku di Desa Renda pada Kamis (24/6/2021) pukul 14.00 Wita.
Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata mengatakan pelaku menghajar istrinya menggunakan tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suami-aniaya-istri-di-bengkulu.jpg)