Senin, 13 April 2026

Berita Jawa Timur Hari Ini

Ngantuk, Dua Pengendara Motor Jatuh ke Parit Sedalam Tiga Meter, Begini Kondisinya

Akibat kecelakaan tersebut dua pengendara motor, kakak beradik jatuh ke dalam parit kedalaman tiga meter yang berada di sisi kiri jalan raya.

Editor: rahadian bagus priambodo
surya/don
Foto: Petugas mengevakuasi korban kecelakaan dari dalam parit kedalaman tiga meter, di Jalan Raya By Pass Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/11/2021). 

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO  - Dua orang berboncengan motor Yamaha R15 Nopol L 3831 FM terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya By Pass Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/11/2021).

Akibat kecelakaan tersebut dua pengendara motor, kakak beradik jatuh ke dalam parit kedalaman tiga meter yang berada di sisi kiri jalan raya.

Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Arpan Bachri mengatakan pengemudi motor bernama Rindana (19) warga JL Raya Rungkut Tengah Nomor 58 Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya yang membonceng adiknya, Lukas (15). 

"Pengendara motor diduga mengantuk sehingga kendaraannya mengalami selip dan terjatuh menabrak pembatas jalan kemudian masuk ke parit," ungkapnya kepada Surya.co.id, Minggu (21/11).

Arpan menjelaskan sepeda motor yang dikendarai korban melaju kencang dari arah Surabaya- Mojokerto dengan tujuan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Setibanya di lokasi kejadian tiba-tiba kendaraan hilang kendali sehingga terjadi kecelakaan.

"Keterangan pengendara sendiri sedang mengantuk tiba–tiba motor oleng ke arah kiri dan menabrak pembatas jalan, terjatuh masuk ke parit kedalaman tiga meter," jelasnya.

Anggota Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto bersama petugas PMI mengevakuasi kedua korban menggunakan tandu bertali dari dalam parit. 

"Korban mengalami luka-luka di bagian tangan kiri dievakuasi ke RSI Sakinah," ucap Arpan.

Dia juga mengimbau masyarakat terutama pengguna jalan lebih berhati-hati dam jangan sampai mengemudikan kendaraan dalam kondisi tubuh lelah maupun mengantuk.

"Jangan memaksakan mengemudi kendaraan saat kondisi tubuh lelah dan mengantuk lebih baik istirahat karena jika dipaksakan risikonya fatal bisa memicu fatalitas kecelakaan," pungkasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved