Minggu, 12 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa MBKM STIE Malangkucecwara Diajak Kenali Kuliner Malang

Mahasiswa dari delapan perguruan tinggi di luar Jawa yang ikut program MBKM di STIE Malangkucecwara Kota Malang diajak mengenali kuliner Malang

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Drs Zainul Arifin MM, Dosen Modul Nusantara STIE Malangkucecwara menjelaskan kegiatan mahasiswa yang ikut MBKM Modul Nusantara di kampus ini. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mahasiswa dari delapan perguruan tinggi di luar Jawa yang ikut program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di STIE Malangkucecwara Kota Malang diajak mengenali kuliner Malang, Kamis (2/12/2021).

Seperti ke Bakso Kota dan produksi keripik tempe Bu Noer. Proses pembuatan kuliner hingga pengemasannya mereka lihat.

"Dari hasil kunjungan kuliner tadi, mereka membuat laporan tentang kuliner di Malang," jelas Drs Zainul Arifin MM, Dosen Modul Nusantara STIE Malangkucecwara.

Ada 24 mahasiswa yang ikut MBKM. Namun hanya 21 orang yang sudah di Malang.

Tiga orang mengikuti secara daring karena alasan belum mendapatkan izin dari orangtua.

Dikatakan, mereka merefleksikan makanan di Malang dan digugah keakuannya.

"Kenapa sih di negara kita dibanjiri dengan makanan luar? Padahal cita rasa makanan Indonesia tidak kalah," kata Zainul.

Sementara milenial nampaknya senang dengan makanan luar (asing). Tapi mengenal makanan luar juga tidak dilarang karena sebagai literasi kuliner juga.

"Bisa jadi makanan Indonesia cita rasa enak, tapi sajian dan kemasannya kurang menarik," jelasnya.

Ia mencontohkan makanan rendang terdiri dari ramuan 17 bumbu. Sehingga kuat sekali cita rasanya.

Begitu juga ayam betutu. Ada 16 bumbu yang tercampur disana.

Ditambahkan Dra Dwi Danesty Deccasari MM, Dosen Modul Nusantara STIE Malangkucecwara, dalam kegiatan modul nusantara, ada tiga kategori.

Yaitu Kebhinekaan ada 14 kali pertemuan, Refleksi ada tujuh kali pertemuan dan Inspirasi ada tiga kali pertemuan.

Saat ini sudah mencapai kegiatan ke 24. 

"Gongnya adalah pertemuan ke 25 berupa pengabdian," jelas Dwi.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved