Kamis, 9 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Wahyu Hidayat Kawal SAKIP Kota Malang

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat hadir dalam rapat evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama Kemenpan RB di Surabaya

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
DOK./Pemkot Malang
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam rapat evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama Kemenpan RB di Surabaya, Selasa (26/9). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat hadir dalam rapat evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Surabaya, Selasa (26/9).

Wahyu memaparkan SAKIP 2023 Pemkot Malang di hadapan evaluator yang diketuai Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan II Kemenpan RB, Budi Prawira.

Evaluasi SAKIP kota/kabupaten tahun 2023 ini difokuskan pada pengentasan kemiskinan. Wahyu mengatakan Kota Malang memiliki potensi kuat untuk penguatan pertumbuhan ekonomi yang mampu memberi efek luas bagi pengentasan kemiskinan, yaitu kekuatan ekonomi kreatif.

"Perlu terus diperkuat bantalan sosial karena kemiskinan di Kota Malang relatif pada kerak, serta peningkatan derajat kualitas kesehatan warga," ujar Wahyu dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM.

Wahyu menegaskan Pemkot Malang berkomitmen menuntaskan mandat Pemerintah Pusat terkait pengentasan kemiskinan ekstrim, stunting, inflasi, peningkatan investasi, dan pelayanan publik.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 mencapai 38.000 orang. Penduduk miskin pada Maret 2022 mencapai 4,37 persen. Jumlah tersebut menurun dibandingkan Maret 2021 yang mencapai 4,62 persen.

Garis kemiskinan di Kota Malang pada Maret 2022 sebesar Rp 609.612 per kapita per bulan, atau bertambah sebesar Rp 39.374 per kapita per bulan atau meningkat sebesar 6,90 persen dibandingkan kondisi pada Maret 2021 yang sebesar Rp 507.238.

Secara umum, tingkat kemiskinan di Kota Malang menurun pada pada periode Maret 2009 – Maret 2022, kecuali pada Maret 2020 – Maret 2021.

Kenaikan penduduk miskin pada periode ini dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved