Selasa, 9 Juni 2026

Kota Malang

Terminal Arjosari Kota Malang Bersiap Hadapi Nataru, Lonjakan Penumpang Diprediksi Naik 50 Persen

Terminal Arjosari Kota Malang Bersiap Hadapi Nataru, Lonjakan Penumpang Diprediksi Naik 50 Persen

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
LONJAKAN PENUMPANG - Suasana Terminal Arjosari Kota Malang, Selasa (16/12/2025). Diprediksi saat momen libur Nataru nanti, bakal terjadi lonjakan penumpang hingga 50 persen. 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, MALANG - Terminal Arjosari Kota Malang bersiap menyambut lonjakan penumpang saat periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati mengatakan, lonjakan penumpang saat libur Nataru diprediksi naik 50 persen dibandingan tahun lalu.

"Hal ini terjadi, karena libur Nataru pada tahun 2025 agak lama."

"Kalau normalnya 5.000 penumpang, maka saat Nataru nanti ada kenaikan hingga 10.000 penumpang baik keberangkatan maupun kedatangan," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang akan terjadi secara bertahap. Dimulai dari tanggal 22 Desember 2025 hingga puncaknya terjadi di tanggal 24 Desember 2025.

"Jadi, ada yang namanya puncak awal dan puncak utama."

"Puncak awalnya pada 22 Desember saat anak-anak sekolah sudah mulai libur dan puncak utama arus keberangkatan pada 24 Desember."

"Lalu untuk prediksi arus balik, diperkirakan sudah terjadi mulai tanggal 2 Januari 2026," beber Mega Perwira Donowati.

Baca juga: Kota Malang Antisipasi Lonjakan Volume Sampah saat Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Dirinya menjelaskan, seluruh sarana dan prasarana terminal telah dibenahi dan telah siap menghadapi lonjakan penumpang.

Termasuk melakukan pengujian kelaikan jalan (ramp check) terhadap seluruh bus baik yang melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

"Seluruh fasilitas terminal telah dibenahi, termasuk ada 2 petugas kami tempatkan di area kedatangan."

"Karena kecenderungan saat turun dari bus, penumpang tidak langsung ke koridor terminal dan justru berjalan dekat jalur bus."

"Dengan adanya petugas, maka penumpang langsung diarahkan ke koridor," terangnya.

Untuk mempermudah pemantauan secara real time, Terminal Arjosari juga telah memiliki aplikasi Terminal Online System (TOS) yang terhubung langsung dengan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

"Lewat aplikasi TOS ini, setiap harinya kami melaporkan data jumlah penumpang termasuk keberangkatan dan kedatangan bus."

"Selain itu, juga dapat dipantau lewat CCTV online dan ini semuanya langsung terhubung ke pusat yaitu Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan," pungkasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved