Jumat, 17 April 2026

Kota Malang

Ngantuk saat Berkendara, Mahasiswa UMM Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Tunggulmas Kota Malang

Ngantuk saat Berkendara, Mahasiswa UMM Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Tunggulmas Kota Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
EVAKUASI - Petugas PMI Kota Malang bersama Damkar Kota Malang saat mengevakuasi korban mahasiswa pengendara motor yang jatuh ke bawah Jembatan Tunggulmas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (21/12/2025) pagi. Dikarenakan kondisi curam, korban dievakuasi memakai teknik vertical rescue. 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang sedang mengendarai sepeda motor terjun bebas ke bawah Jembatan Tunggulmas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (21/12/2025) pagi.

Akibat kejadian tersebut, korban yang bernama Muhammad Ridha Andra (22) asal Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Seorang saksi mata, Aji (50) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Ketika itu, korban dari arah utara melaju cukup kencang.

"Setelah itu, ia mengarah ke kiri dan menabrak patok pembatas Jembatan Tunggulmas."

"Kemudian, korban berikut motornya langsung terjun ke arah bawah jembatan," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Perangkat Desa di Kepanjen Malang Ditangkap Kejari, Terbitkan 52 SKU Fiktif untuk Pengajuan KUR

Ia menjelaskan, bahwa korban sendirian naik sepeda motor. Dan ia memastikan, bahwa itu adalah kecelakaan tunggal.

"Yang agak lama tadi proses evakuasinya."

"Untungnya, korban ini jatuhnya ke arah semak-semak sehingga tidak sampai terlalu parah," jelasnya.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta mengungkapkan, bahwa korban berjalan dari arah utara ke selatan mengendarai motor Yamaha Mio.

"Karena ngantuk, akhirnya korban kehilangan kontrol dan berjalan mengarah ke sisi kiri dan langsung terjun ke bawah jembatan setinggi 15 meter," terangnya.

Dalam evakuasi untuk mengangkat korban, melibatkan tim dari PMI Kota Malang serta Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang.

Proses evakuasi berlangsung selama dua jam mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB.

"Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka dislokasi pada bagian bahu kiri."

"Kemudian, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," bebernya.

Kepala Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan menuturkan, korban dievakuasi memakai teknik vertical rescue.

"Karena kondisi yang curam, maka korban dievakuasi dengan teknik vertical rescue."

"Jadi, korban distabilkan terlebih dahulu di tandu basket lalu ditarik ke atas memakai tali. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMM," tandasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved