Rabu, 3 Juni 2026

Ramadhan 2026

Doa Qunut Subuh Versi Pendek dan Panjang: Amalan Sunnah Pagi Ramadan 1447 H

Doa Qunut Subuh bukan sekadar bacaan tambahan, tapi permohonan "paket lengkap" kepada Allah: mohon petunjuk hingga mohon kesehatan.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
DOA QUNUT SUBUH - Umat muslim menjalankan Salat Tarawih di Masjid Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/4/2021) malam. Memasuki keutamaan fajar di bulan Ramadan 1447 H, setiap mukmin dianjurkan untuk memperkuat jembatan spiritualnya dengan Sang Pencipta melalui berbagai amalan sunnah. 
Ringkasan Berita:
  • Disunnahkan oleh Mazhab Syafi’i dan Maliki. Imam Nawawi menyebutnya sebagai sunnah muakkad (sangat dianjurkan) berdasarkan HR. Ahmad yang menyatakan Rasulullah SAW selalu berqunut di waktu fajar.
  • Doa Qunut mencakup lima hal pokok: permohonan hidayah, kesehatan, perlindungan, keberkahan atas nikmat, dan penjagaan dari takdir yang buruk.
  • Tersedia dalam dua versi:
    Pendek: fokus pada permohonan inti yang ringkas dan mudah dihafalkan.
    Panjang: dilengkapi pujian kepada Allah hingga permohonan ampun

SURYAMALANG.COM, - Memasuki keutamaan fajar di bulan Ramadan 1447 H, setiap mukmin dianjurkan untuk memperkuat jembatan spiritualnya dengan Sang Pencipta melalui berbagai amalan sunnah.

Salah satu yang paling utama adalah Doa Qunut dalam shalat Subuh, sebuah momen syahdu di rakaat terakhir saat seorang hamba berdiri tegak memohon petunjuk, perlindungan, dan keberkahan hidup.

Merujuk pada Mazhab Syafi’i dan Maliki, amalan yang senantiasa dilakukan Rasulullah SAW hingga wafat ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan benteng permohonan agar kita dijauhkan dari berbagai musibah dan diberi kemudahan dalam menjalani hari-hari di bulan suci.

Hukum Membaca Doa Qunut Subuh

Menurut mazhab Syafi’i dan Maliki, membaca doa Qunut saat shalat Subuh hukumnya sunnah.

Dalam kitab Al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Khamsah karya Muhammad Jawad Mughniyah, disebutkan qunut Subuh termasuk amalan sunnah.

Baca juga: Doa Sayyidul Istighfar Setelah Sholat Subuh di Bulan Ramadhan, Penggugur Dosa yang Dijanjikan Surga

Sementara itu, Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menghukumi bacaan doa Qunut sebagai sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan).

Salah satu hadis yang menjadi dasar kesunahan membaca doa Qunut Subuh diriwayatkan oleh Anas bin Malik:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا زَالَ رَسُولُ اللهِ يَقْنُتُ فِي الْفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا

Artinya: “Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata, ‘Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut ketika shalat Subuh sehingga beliau wafat.’” (HR Ahmad)

Bacaan Doa Qunut

Berikut bacaan doa Qunut versi pendek dan panjang yang dapat dihafalkan.

1. Bacaan Doa Qunut Pendek

Arab

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin

Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu man waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaits.

Artinya

Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang Engkau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku atas apa yang Engkau berikan, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau tolong. Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau, wahai Tuhan kami.

Baca juga: Doa Ramadhan Hari Ke 1 Kamis 19 Februari 2026 alam Bahasa Arab dan Latin Berserta Artinya

2. Bacaan Doa Qunut Panjang

Arab

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيْمَنُ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمّي وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

Latin

Allaahummahdinii fiiman hadaita, wa ‘aafinii fiman ‘aafaita, wa tawallanii fii man tawallaita, wa baarik lii fiimaa a’thaita, wa qinii bi rahmatika syarra maa qadhaita, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaika, wa innahu laa yadzillu man waalaita, wa laa ya’izzu man ‘adaita, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita, fa lakal hamdu ‘alaa maa qadhaita, astaghfiruka wa atuubu ilaika, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin-nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wasallam.

Artinya

Ya Allah, berikanlah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Limpahkanlah keberkahan atas apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dengan rahmat-Mu dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada ketetapan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkah dan Maha Tinggi Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang Engkau tetapkan. Aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.”

Tata Cara Membaca Doa Qunut

1. Mengangkat Kedua Tangan

Menurut pendapat yang dipilih oleh Imam Nawawi, mengangkat kedua tangan saat membaca doa Qunut adalah pendapat yang lebih shahih dalam mazhab Syafi’i.

Baca juga: Niat Sholat Tarawih Sendiri di Rumah untuk Perempuan: Tata Cara, Jumlah Rakaat, dan Doa Kamilin

2. Tidak Disunnahkan Mengusap Wajah

Setelah selesai membaca doa Qunut, langsung dilanjutkan dengan sujud. Tidak dianjurkan mengusap wajah dengan kedua tangan.

Ketika imam membaca pujian (tsana) kepada Allah dalam doa Qunut, makmum dianjurkan membaca tsana atau diam dan menyimak.

3. Disyariatkan Membalikkan Tangan Saat Tolak Bala

Membalikkan telapak tangan (menghadap ke bawah) dilakukan ketika membaca bagian doa yang bermakna menolak bala. Sedangkan ketika memohon kebaikan, telapak tangan menghadap ke atas.

(Sripoku.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved