Ramadhan 2026
Bacaan Dzikir Setelah Sholat Subuh Ramadhan 1447 H: Amalan Penghapus Dosa dan Pelindung Api Neraka
Raih keberkahan di bulan suci! Selain berpuasa, dzikir usai sholat subuh adalah kunci pembuka pintu ampunan dan perlindungan dari azab neraka.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Ringkasan Berita:
- Waktu fajar (setelah Subuh hingga terbit matahari) merupakan waktu istimewa yang diperintahkan Allah SWT dalam Al-Qur'an (QS. Al-Ahzab: 41-42) untuk memperbanyak zikir.
- Berdasarkan HR. Tirmizi, umat Muslim yang menetap untuk berzikir setelah Subuh berjamaah hingga terbit matahari dan diakhiri sholat dua rakaat akan mendapat pahala sempurna setara haji dan umrah.
- Amalan zikir di waktu subuh berkhasiat menggugurkan dosa-dosa seorang hamba, (HR. Ahmad & Abu Daud).
SURYAMALANG.COM, - Fajar Ramadhan 1447 H membawa ketenangan berbeda bagi setiap muslim yang menjalaninya.
Di balik dinginnya udara subuh dan rasa syukur setelah santap sahur, terdapat waktu-waktu mustajab yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Menghidupkan waktu setelah sholat subuh dengan dzikir bukan sekadar rutinitas, melainkan cara terbaik untuk mengisi "baterai" spiritual agar ibadah puasa kita sepanjang hari terasa lebih ringan dan bermakna.
Berikut adalah panduan dzikir sesuai sunnah yang bisa menjadi teman setia di pagi hari selama bulan suci ini.
Baca juga: Doa Qunut Subuh Versi Pendek dan Panjang: Amalan Sunnah Pagi Ramadan 1447 H
Mengutip dari Buku Saku Tuntunan Doa dan Dzikir terbitan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, ikuti panduan bacaan zikir setelah sholat subuh selengkapnya:
1. Membaca istighfar sebanyak tiga kali (HR. Ahmad):
أَسْتَغْفِرُ اللهَ (3x)
Latin: Astagfirullaah (3x)
2. Membaca dzikir Allahumma antas-Salaam…, (HR. Muslim):
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Allahuma antas-salaam wa minkassalaam tabaarakta yaa dzal-Jalaali walIkraam
3. Untuk shalat Subuh, setelah membaca dua dzikir di atas, selanjutnya membaca dzikir di bawah ini sebanyak 10 kali. (HR. Ahmad):
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (10x)
Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu, biyadihil-khairi, yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir. (10x).
4. Masih setelah sholat subuh, setelah membaca dzikir di atas sebanyak sepuluh kali, dilanjutkan dengan membaca dzikir di bawah ini sebanyak tujuh kali, (HR. Ahmad):
اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ (7x)
Latin: Allahumma ajirnii minan-naar (7x).
(Ya Allah lindungi aku dari neraka)
5. Membaca dzikir, (HR. Muslim):
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
Latin: Laa ilaaha ilallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu, biyadihil-khairi, wa huwa ‘alaa kulli syai`in qadiir. Laa haula wa laa quwwata illaa billaahi, laa ilaaha illallaahu, wa laa na’budu illaa iyyaahu, lahun-ni’mah wa lahul fadhlu wa lahuts-tsanaa`ul-husna, laa ilaaha illallaahu mukhlishiina lahuddiina wa law karihal-kaafiruuna.
6. Membaca dzikir berikut, (HR. Ahmad):
اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Latin: Allahumma laa maani‘a limaa a‘athaita walaa mu‘athiya limaa mana‘tha wa laa yanfa‘u dzal-jaddu minkal jaddu.
7. Membaca Ayat Kursi, (HR. Al-Thabrani).
8. Membaca Allahumma a'inniii…, (HR. Al-Hakim):
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Latin: Allahumma a‘innii ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatika
9. Membaca tasbih 33 kali; tahmid 33 kali; takbir 33 kali serta laa ilaaha illallaahu…, (HR. Muslim):
سُبْحَانَ اللهِ (33x)
الْحَمْدُ لِلَّهِ (33x)
اللهُ أَكْبَرُ (33x)
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Subhaanallaah (33x)
Latin: Alhamdulillaah (33x)
Latin: Allahu Akbar (33x)
Latin: Laa ilaaha ilallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai`in qadiir.
10. Membaca surah al-Ikhlas, al-Falaq dan al-Nas. (HR. Abu Dawud, al-Nasa'i dan Ahmad).
Zikir sebagai Jembatan Spiritual kepada Allah SWT
Zikir merupakan salah satu jalan utama bagi setiap hamba untuk berinteraksi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Meskipun zikir dapat dilakukan kapan saja tanpa batasan waktu, amalan ini sangat dianjurkan bagi seorang mukmin sesaat setelah melaksanakan salat.
Baca juga: Doa Ramadhan Hari Ke 2 Jumat 20 Februari 2026, Lengkap Doa Iktikaf Masjid dengan Niat dan Artinya
Hendaknya, seorang Muslim tidak terburu-buru meninggalkan tempat salatnya, melainkan meluangkan waktu sejenak untuk berzikir dan berdoa.
Selain menjanjikan pahala yang melimpah, mengingat Allah melalui zikir juga menjadi sarana untuk meraih ketenangan hati.
Perintah Berzikir di Waktu Pagi dan Petang
Allah SWT dalam Al-Qur'an secara khusus mengimbau umat Islam untuk senantiasa mengingat-Nya.
Dalam Surah Al-Ahzab ayat 41–42, Allah berfirman:
“Hai, sekalian orang yang mu’min! Ingatlah Allah sebanyak-banyaknya dan tasbihlah memuji Allah pagi-pagi dan petang-petang.”
Baca juga: Doa Sayyidul Istighfar Setelah Sholat Subuh di Bulan Ramadhan, Penggugur Dosa yang Dijanjikan Surga
Waktu fajar dan petang memang memiliki keutamaan melimpah untuk beribadah.
Perintah untuk memperbanyak zikir pada kedua waktu istimewa ini juga ditegaskan dalam QS. Ali Imran ayat 41 serta QS. Al-Kahfi ayat 28.
Merujuk pada ayat-ayat tersebut, waktu pagi yang dimaksud adalah masa selepas subuh hingga terbitnya matahari.
Keutamaan Dahsyat Zikir Setelah Salat Subuh
Ada banyak keutamaan luar biasa yang bisa diraih dengan berzikir usai salat Subuh.
Salah satunya adalah ganjaran pahala yang setara dengan ibadah haji dan umrah.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam Hadis Riwayat (HR) Imam Tirmizi:
“Barang siapa yang shalat shubuh berjamaah kemudian duduk berdzikir hingga matahari terbit kemudian shalat dua rakaat maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah sempurna, sempurna.”
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kota Malang Satu Bulan Penuh Selama Ramadhan 2026
Selain itu, berdasarkan HR Ahmad dan Abu Daud, zikir setelah subuh juga menjadi wasilah diampuninya dosa-dosa seorang hamba meskipun jumlahnya sebanyak buih di lautan.
Tak hanya itu, amalan ini juga memberikan jaminan surga dan perlindungan dari azab neraka.
Hal ini diperkuat oleh HR. Baihaqi yang menyebutkan:
“Barang siapa yang salat fajar kemudian berdzikir hingga terbit matahari maka api neraka tidak akan menyentuh kulit orang tersebut selamanya.”
(TribunJogja.com/Tribunnews.com)
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com
| Tanggal Puasa Syawal 1447 H, Lengkap dengan Niat dan Hukum Menggabung dengan Qadha Ramadhan |
|
|---|
| Doa Ramadhan Hari ke 30 Jumat 20 Maret 2026, Lengkap Waktu Zakat Fitrah Terbaik |
|
|---|
| Jadwal Sholat Malang Ramadhan Ke 30 Jumat 20 Maret 2026 dan Sekitarnya: Surabaya Batu Blitar Kediri |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Malang Hari Ini Kamis 19 Maret 2026: Kota Malang, Batu, Blitar, Kediri, Surabaya |
|
|---|
| Niat dan Cara Sholat Dhuha di Akhir Bulan Ramadhan 2026, Lengkap Bacaan Dzikir dan Doa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bacaan-Dzikir-Setelah-Sholat-Subuh-Ramadan-1447-H-Amalan-Penghapus-Dosa-dan-Pelindung-Api-Neraka.jpg)