Selasa, 28 April 2026

Ramadhan 2026

Doa Ramadhan Hari ke-8 Kamis 26 Februari 2026 dan Rekomendasi Menu Sahur ala Rasulullah

Simak teks lengkap doa hari ke-8 beserta daftar menu sehat ala sunnah di sini, lengkap dengan tips sahur dan buka puasa ala Rasulullah SAW.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
DOA RAMADHAN 2026 - Umat muslim melaksanakan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari , Jakarta, Jumat (28/2/2025). Ikuti panduan lengkap doa Ramadhan hari ke-8, teks Arab, Latin, beserta maknanya, serta rekomendasi lima makanan favorit Rasulullah SAW yang sangat baik untuk menjaga stamina tubuh selama bulan puasa. 
Ringkasan Berita:
  • Memasuki hari ke-8 Ramadhan pada Kamis, 26 Februari 2026, umat Muslim dianjurkan memanjatkan doa yang berfokus pada kasih sayang terhadap anak yatim, gemar bersedekah makanan, dan menjalin silaturahmi dengan orang-orang mulia. 
  • Selain aspek spiritual, artikel ini juga merangkum lima makanan favorit Rasulullah SAW yang sangat baik dikonsumsi saat sahur dan buka.
  • Makanan-makanan ini tidak hanya mengandung nilai sunnah, tetapi juga kaya akan nutrisi, antioksidan.

SURYAMALANG.COM, - Memasuki hari kedelapan bulan suci Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Kamis (26/2/2026), umat Muslim diajak untuk terus memperkuat ikatan spiritual sekaligus menjaga kebugaran fisik agar ibadah tetap optimal.

Selain memanjatkan doa-doa khusus yang diajarkan untuk mengharap rida Allah SWT, memperhatikan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka menjadi kunci penting dalam menjalankan puasa seharian penuh.

Berikut adalah panduan lengkap doa Ramadhan hari ke-8, teks Arab, Latin, beserta maknanya, serta rekomendasi lima makanan favorit Rasulullah SAW yang sangat baik untuk menjaga stamina tubuh selama bulan puasa.

Doa Ramadhan Hari ke-8

Dikutip dari Ditjen Pendis Kemenag RI, berikut doa Ramadhan hari ke-8, Kamis 26 Februari 2026:

Bacaan doa Ramadhan hari ke-8:

Arab:

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ رَحْمَةَ الأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلاَمِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الآمِلِيْنَ

Latin

Allâhummarzuqnî fîhi rahmatal aytâm wa it’âmitha’âm wa ifsyâis salâm wa suhbatil kirâm bithawlika yâ malja-al âmilîn

Artinya :

“Ya Allah, anugrahilah kepada kami rasa sayang terhadap anak-anak yatim dan suka memberi makan (orang miskin) serta menyebarkan kedamaian dan bergaul dengan orang-orang mulia dengan kemurahanmu wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap”.

Rekomendasi Menu Sahur ala Rasulullah

Berikut adalah daftar makanan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dikonsumsi selama berpuasa:

1. Kurma

Buah kurma nyatanya selalu menjadi primadona selama bulan Ramadhan.

Rasa manis alaminya sangat efektif untuk meningkatkan kembali kadar gula darah yang sempat terkuras setelah berpuasa selama kurang lebih 14 jam.

Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan kita untuk mengonsumsi kurma tidak hanya saat bulan puasa, tetapi juga dalam keseharian demi menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Baca juga: Jadwal THR Lebaran Jatim 2026: Gaji ke-13 dan 14 ASN Cair Maret, Catat 54 Lokasi Posko Pengaduan

Perlu diketahui, buah kecil ini ternyata kaya akan kandungan protein dan vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir.” [Al-Bukhari dan Muslim].

2. Madu

Sudah umum kita dengar dari dunia kesehatan jika madu selalu disarankan untuk dikonsumsi.

Selain untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit, madu punya banyak manfaat, seperti untuk perawatan tubuh dan menjaga kecantikan.

Tubuh juga membantu meningkatkan perlindungan tubuh atau imun, apalagi madu bersifat anti bakteri atau anti virus.

Baca juga: Jadwal Pembukaan Tol Probolinggo-Situbondo Ruas Gending-Besuki Jelang Mudik Lebaran 2026

Madu juga berfungsi membantu menstabilkan kadar gula darah, sehingga sangat penting dikonsumsi oleh tubuh yang telah menahan lapar dan haus seharian.

Rasulullah SAW sendiri telah bersabda mengenai besarnya manfaat madu bagi kesehatan:

"Madu adalah penyembuh bagi segala penyakit dan Al-Qur'an adalah penyembuh terhadap apa yang ada di dalam dada. Maka bagi kalian terdapat dua penyembuhan; Al-Qur'an dan madu." [Shahih Bukhari].

3. Zaitun

Minyak zaitun sangat disarankan untuk dikonsumsi selama menjalankan ibadah puasa karena memberikan beragam manfaat bagi kesehatan.

Selain menjadi sumber vitamin E dan antioksidan yang baik, minyak zaitun juga membantu menjaga energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.

Allah SWT telah menyampaikan keunggulan minyak zaitun di dalam Al-Qur'an:

".. yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api ...” (QS 24 : 35)

Di sisi lain, Rasulullah SAW pun pernah bersabda perihal keunggulan dari minyak Zaitun ini.

“Makanlah Zaitun dan minyakilah rambut dengan Zaitun. Karena ia dari pohon yang berkah. ” [Tirmidzi].

4. Buah Delima

Selain rasanya yang manis dan segar, buah delima menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan.

Buah ini merupakan sumber vitamin A, C, dan E yang melimpah, bahkan memiliki kandungan antioksidan tiga kali lebih kuat dibandingkan teh hijau.

Oleh karena itu, mengonsumsi delima saat berbuka sangatlah disarankan untuk menangkal radikal bebas yang mungkin masuk dari makanan saat perut kosong.

Dalam Islam, delima kerap disebut sebagai 'buah surga', dan Rasulullah SAW pun sering menganjurkan untuk menikmatinya setelah mengonsumsi kurma.

“Di dalam rasa (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.” (QS Ar-Rahman 55:68)

5. Labu

Selama bulan puasa, labu berperan penting dalam menjaga tubuh agar tetap terhidrasi sehingga kita terhindar dari risiko kekurangan cairan.

Di samping manfaat kesehatannya, labu merupakan salah satu buah yang sangat digemari oleh Rasulullah SAW.

Hal ini sesuai dengan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, yang berbunyi:

“Sesungguhnya seorang tukang jahit pernah mengundang Rasulullah SAW melakukan jamuan makan yang ia buat. 

Aku lalu berangkat bersama Rasulullah SAW memenuhi undangan tersebut. Penjahit itu kemudian menyodorkan roti gandum dan sup yang di dalamnya ada buah labu dan daging yang telah dikeringkan kepada Rasulullah SAW.

Maka aku melihat Rasulullah SAW memilih-milih buah labu dari sekitar bejana tersebut. Sejak hari itu aku senantiasa suka labu. ” [Shahih Bukhari]

(Tribunnews.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved