Senin, 18 Mei 2026

Ramadhan 2026

Doa Qunut Subuh Ramadhan 2025: Bacaan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Qunut Subuh dikenal sebagai doa yang dibaca saat sholat subuh, baik sendiri maupun berjamaah di bulan Ramadhan 2026.

Tayang:
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
DOA QUNUT - Foto Arsip. Umat Muslim melaksanakan ibadah shalat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Ramadan 2026 menjadi momen tepat untuk memperdalam ibadah dengan membaca doa Qunut Subuh. Bacaan lengkap Arab, latin, dan artinya membantu umat Islam memahami makna doa yang penuh keberkahan. 
Ringkasan Berita:
  • Doa Qunut Subuh dikenal sebagai doa yang dibaca saat sholat subuh, baik sendiri maupun berjamaah. 
  • Teks Arab, latin, dan terjemahan doa Qunut Subuh tersedia sebagai panduan praktis.

 

SURYAMALANG.COM - Doa Qunut Subuh menjadi amalan sunnah yang dibaca sebagian umat Islam saat sholat subuh.

Pada Ramadhan 2026, bacaan doa ini kembali dicari karena memiliki makna mendalam sebagai permohonan petunjuk dan perlindungan.

Bacaan lengkap doa Qunut tersedia dalam teks Arab, latin, dan terjemahannya agar mudah diamalkan.

Ditinjau dari bacaannya, ada 2 macam doa qunut, yaitu:

1. Qunut Subuh

Doa qunut yang dibaca dalam sholat subuh pada iktidal rakaat akhir.

2. Qunut Nazilah

Doa qunut yang dibaca selain pada sholat subuh, tapi bisa juga dibaca pada sholat subuh.

Makna dari doa qunut nazilah lebih kepada meminta perlindungan dari marabahaya.

Membaca doa qunut subuh adalah amalan yang dilakukan ketika menegakkan sholat subuh.

Doa qunut dilafalkan saat masih dalam posisi berdiri setelah membaca bacaan iktidal pada rakaat kedua, sebelum beranjak ke posisi sujud pertama.

Baca juga: Lirik Sholawat Tibbil Qulub, Amalan Sunnah Disarankan Dibaca 200 Kali Selama Ramadan 2026

Niat Sholat Subuh 

Sebelum takbiratul ikhram, silahkan berdiri tegak menghadap kiblat sambil mengukuhkan niat sholat di dalam hati untuk melaksanakan ibadah sholat karena Allah SWT.

Adapun niat sholat subuh arab, latin dan artinya adalah sebagai berikut mengutip Sripoku.com:

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :

Aku berniat sholat subuh dua raka'at menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

Perhatian:

*Adaa-an : Bila shalat sendiri

*Imaaman : Bila Shalat sebagai imam

*Ma'muuman : Bila shalat sebagai makmum

Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Sholat Malang Kamis 26 Februari 2026 dan Sekitarnya: Batu, Blitar, Kediri

Bacaan doa qunut subuh sendiri

Saat sholat subuh sendiri, maka doa qunut dibaca dari awal sampai akhir sedangkan saat sholat subuh berjamaah, makmum mengamini doa qunut yang dibaca imam.

Perbedaan lain, jika sholat berjamaah, Imam dianjurkan mengubah lafal "ihdinî (berilah aku petunjuk)" dalam doa qunut subuh menjadi "ihdinâ (berilah kami petunjuk)”.

Ini terjadi karena sang imam dalam posisi sedang memimpin shalat serta berdoa bukan untuk dirinya saja, melainkan bersama seluruh jemaah sholat subuh yang diimaminya.

Sementara jika sholat subuh sendiri tak perlu mengubah lafal, tetap memakai "ihdinî (berilah aku petunjuk)". 

Dikutip dari Panduan Tuntunan Shalat Lengkap Kemenag Sumsel, apabila mengerjakan sholat subuh, maka pada rakaat yang kedua, pada waktu iktidal berdiri tegak dari ruku' setelah membaca: "RABBANAA LAKAL HAMDU" lalu membaca doa qunut subuh sendiri sebagai berikut:

اَللهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَاأَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَيُقْضَى عَلَيْكَ، فَاِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَيَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ، وَصَلَّى اللهَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ

Lafal latin: "Allaahumahdinii fiiman hadait, Wa aafinii fiiman aafait, Watawallani fiimangtawallait, Wabaariklii fiimaa a toit, Waqini birahmatika syaramaa qadhait, Fainnakataqdhi walayuqdha alaik, Wainnahu layadzillu mawwalait, Walaya izuman aadait, Tabarak tarabannaa wata aalait, Falakal hamdu alamaa qadhait, Astag firuka wa atuubu ilaik, Washallalloohu ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala aalihi washahbihi wabaarik wasallam"

Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan.

Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau Pastikan.

Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau.

Segala Puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan kembalilah (taubat) kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas Nabi Muhammad beserta keluarganya”.

Baca juga: Doa Ramadhan Hari ke-8 Kamis 26 Februari 2026 dan Rekomendasi Menu Sahur ala Rasulullah

Mengutip Surya.co.id 'Bacaan Doa Qunut Dibaca saat Sholat Subuh Sendirian'.

  • Riwayat hadis 

Masih dari smpi.alhasanah.sch.id, doa qunut subuh menurut ulama mazhab Syafi'i dan Maliki tergolong hal sunah.

Dasarnya adalah hadis riwayat Anas bin Malik: Nabi Muhammad senantiasa melakukan qunut pada Sholat subuh sampai beliau meninggalkan dunia. (H.R. Ahmad)

Dalam pandangan ini, doa qunut sholat subuh tergolong sebagai sunah ab'adl.

Artinya, ketika doa qunut sholat Subuh tidak dilakukan, ia tidak sampai membatalkan shalat, tapi dianjurkan menggantinya dengan sujud sahwi.

Namun, doa qunut sholat subuh untuk ulama mazhab Hanbali dan Hanafi tidaklah dianjurkan.

Dasarnya adalah hadis: Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak berqunut saat Sholat fajar (Sholat subuh), kecuali ketika mendoakan kebaikan atau keburukan untuk suatu kaum. (HR Muslim).

  • Berikut tata cara doa qunut subuh:

- Ada beberapa kalangan yang berpendapat doa qunut subuh adalah sunnah.

- Membaca doa ini dilakukan ketika memasuki rakaat kedua, tepat saat masih berada di posisi berdiri setelah membaca bacaan iktidal, sebelum beranjak ke posisi sujud pertama dalam rakaat tersebut.

- Jika dalam shalat berjamaah, imam dianjurkan untuk mengeraskan suara, sedangkan makmum mengamini doa yang dibacakan imam.

- Imam dianjurkan mengubah lafal "ihdinî (berilah aku petunjuk)" dalam doa qunut subuh menjadi "ihdinâ (berilah kami petunjuk)”.

- Ini terjadi karena sang imam dalam posisi sedang memimpin shalat serta berdoa bukan untuk dirinya saja, melainkan bersama seluruh jemaah shalat Subuh yang diimaminya.

- Ketika doa yang dibacakan berisi permohonan (harapan) atau permintaan, maka dianjurkan posisi telapak tangan menghadap ke atas.

- Sebaliknya, jika sampai pada doa yang berisi menolak bala, maka posisi punggung tangan yang menghadap ke atas (membalikkan telapak tangan).

  • Qunut Nazilah

Selain doa qunut subuh, ada pula doa qunut nazilah yang bermakna lebih kepada meminta perlindungan dari marabahaya.

Doa qunut nazilah dianjurkan dibaca umat Islam setiap shalat fardhu.

Dikutip Tribunnews.com dari mui.or.id, berikut tata cara dan doa yang diucapkan:

1. Dilakukan di setiap shalat fardhu di rakaat terakhir setelah rukuk.

2. Membaca doa sebagai berikut:

Lafal latin: "Allaahummahdii fiiman hadaiyt. Wa 'aafinaa fiiman 'aafaiyt. Wa tawallani fiiman tawallaiyt. Wa baarikli fiimaa a'thoiyt. Wa qini syarro maa qodloiyt. Fainnaka taqdlii walaa yuqdloo 'alaiyk. Wa innahu laa yadzillu man waalayt. Wa laa ya'izzu man 'aadaiyt. Tabaarokta robbanaa wa ta'aalaiyt. Fa lakal hamdu 'alaa maa qodloiyt. Astaghfiruka allahumma wa atuubu ilaiyk."

"Allaahummadfa' 'annal gholaa'a wal balaa'a wal wabaa' wal Fahsyaa'a wal munkar was suyuufal mukhtalifata wasy ssyadaaida wal mihan maa zhoharo minhaa wa maa bathona mim balainaa hadzaa khoosshoh, wa min buldaanil muslimiina 'aammatan innaka 'alaa kulli syaiin qadiir."

"Wa shallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin walkhamdulillahirabbil 'alamiin."

Artinya:

"Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan.

Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.

Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan.

Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi.

Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau.

Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya."

3. Dibaca pelan saat sholat sirriyah (shalat yang disunnahkan tidak mengeraskan suara, yaitu shalat Dhuhur dan Ashar)

Dibaca keras saat shalat jahriyah (shalat yang disunnahkan mengeraskan suara, yaitu shalat Maghrib, Isya dan Subuh)

4. Bagi imam shalat jamaah, saat membaca doa Qunut Nazilah agar mengumumkan lafadz doanya

Yaitu dengan mengubah kata ganti untuk diri sendiri (mutakallim wahdah،خلإتْيَدَهْنَميِفيِنِدْهاَّمُهَّللا) menjadi kata ganti untuk orang banyak (mutakallim ma’al ghairخلإتْيَدَهْنَميِفانِدْهاَّمُهَّللا), dan makmum cukup mengaminkannya.

(SURYAMALANG.COM/SURYA.CO.ID/TRIBUNNEWS.COM)

Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved