Jumat, 1 Mei 2026

Ramadhan 2026

7 Amalan Sunnah Setelah Sahur yang Sering Terlewat, Padahal Pahalanya Menembus Langit

Waktu sahur bukan cuma soal mengisi perut, tapi waktu di mana Allah SWT turun ke langit dunia dan berjanji mengabulkan permintaan hamba-Nya.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN JATENG/PUTHUT DWI PUTRANTO
AMALAN SUNNAH SAHUR - Sejumlah santi membaca ayat suci Al Qur'an di kawasan makam Sunan Kalijaga, Kadilangu, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2015). Sahur sering kali dianggap sekadar rutinitas makan dini hari demi menjaga stamina fisik selama berpuasa. Namun, di balik suapan makanan tersebut, tersimpan dimensi spiritual yang luar biasa dahsyat. 
Ringkasan Berita:
  • Waktu sahur adalah momen emas yang penuh keberkahan, namun sering kali diabaikan oleh umat Islam.
  • Mulai dari memperbanyak doa dan istighfar di sepertiga malam terakhir, menjaga shalat Subuh berjamaah, hingga membaca Al-Qur’an saat pikiran masih segar. 
  • Selain itu, ditekankan pula pentingnya sedekah Subuh yang didoakan langsung oleh malaikat serta menjaga zikir pagi untuk meluruskan niat aktivitas seharian. 
  • Menghindari tidur berlebihan setelah sahur menjadi kunci agar keberkahan waktu pagi.

SURYAMALANG.COM, - Sahur sering kali dianggap sekadar rutinitas makan dini hari demi menjaga stamina fisik selama berpuasa.

Namun, di balik suapan makanan tersebut, tersimpan dimensi spiritual yang luar biasa dahsyat.

Rasulullah SAW secara tegas menyebutkan adanya keberkahan besar dalam waktu sahur, yang sayangnya sering kali terlewatkan karena banyak orang memilih langsung kembali tidur setelah kenyang.

Padahal, sepertiga malam terakhir saat sahur adalah waktu mustajab di mana Allah SWT turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya.

Baca juga: Doa Nuzulul Qur’an dan 4 Amalan Utama untuk Menjemput Malam Lailatul Qadar

Menghidupkan waktu pasca-sahur dengan amalan sunnah bukan hanya menyempurnakan pahala, tetapi juga menjadi magnet pembuka pintu rezeki dan ketenangan hati sepanjang hari.

Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Dalam ajaran Islam, sahur memiliki nilai ibadah yang besar sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad.

Rasulullah SAW bersabda: "Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Keberkahan sahur tidak hanya terletak pada kekuatan fisik untuk berpuasa, tetapi juga pada dimensi spiritualnya.

Baca juga: 5 Keutamaan Dahsyat Puasa Hari ke-14 Ramadhan 1447 H: Setara Ibadah 200 Tahun Bersama Nabi

Sahur membedakan puasa umat Islam dengan umat sebelumnya dan menjadi bentuk ketaatan kepada sunnah Nabi.

Keberkahan itu akan semakin sempurna ketika kita mengisi waktu setelah sahur dengan amalan yang dicontohkan dalam Islam.

7 Amalan Sunnah Setelah Sahur

Dilansir dari laman Baznas, berikut amalan sunnah setelah sahur yang sering terlewat:

1. Memperbanyak Doa sebagai Sunnah setelah Sahur

Salah satu amalan sunnah setelah sahur yang sering terlewat adalah memperbanyak doa. Waktu sahur berada di akhir malam, tepatnya pada sepertiga malam terakhir. Ini adalah waktu yang sangat istimewa.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman:

"Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri."

Karena itu, setelah selesai makan sahur, jangan langsung beranjak atau kembali tidur. Luangkan beberapa menit untuk berdoa. Mintalah ampunan, rezeki yang halal, kesehatan, serta kekuatan iman agar mampu menjalani puasa dengan baik. Doa setelah sahur bisa menjadi awal hari yang penuh ketenangan dan keberkahan.

2. Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur

Selain berdoa, amalan sunnah berikutnya adalah memperbanyak istighfar. Allah memuji orang-orang beriman dalam Al-Qur’an:

"Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun." (QS. Adz-Dzariyat: 18)

Ayat ini menunjukkan bahwa waktu sahur sangat dianjurkan untuk memohon ampun kepada Allah. Istighfar yang diucapkan dengan sungguh-sungguh dapat membersihkan hati dan mendatangkan rahmat-Nya.

Dengan beristighfar, kita mengakui bahwa diri ini penuh kekurangan dan selalu membutuhkan ampunan Allah.

3. Menjaga Shalat Subuh Berjamaah

Setelah sahur, persiapkan diri untuk menyambut shalat Subuh. Jangan sampai kembali tidur hingga melewatkan waktu shalat.

Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya shalat Subuh berjamaah. Dalam hadis disebutkan bahwa shalat Subuh berjamaah lebih utama dan memiliki pahala besar.

Sambil menunggu azan, isi waktu dengan dzikir, membaca Al-Qur’an, atau melaksanakan shalat sunnah sebelum Subuh. Dengan begitu, puasa kita dimulai dengan ibadah yang maksimal.

4. Membaca Al-Qur’an setelah Sahur

Waktu setelah sahur biasanya masih tenang dan pikiran pun masih segar. Ini adalah momen yang baik untuk membaca Al-Qur’an.

Tidak perlu lama, cukup beberapa ayat secara rutin. Terutama di bulan Ramadhan, membaca Al-Qur’an di waktu pagi akan menenangkan hati dan memberi semangat spiritual untuk menjalani aktivitas seharian.

5. Menjadikan Waktu Subuh sebagai Momentum Berbagi

Sunnah setelah sahur tidak hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga kepedulian kepada sesama.

Selain memperbanyak doa dan istighfar, kita bisa memulai hari dengan bersedekah, termasuk sedekah Subuh. Dalam hadis disebutkan bahwa setiap pagi ada malaikat yang mendoakan orang yang bersedekah agar diberi ganti yang lebih baik.

Dengan membiasakan sedekah setelah sahur atau setelah Subuh, kita tidak hanya memperkuat ibadah pribadi, tetapi juga membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Awal hari pun menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan.

6. Berdzikir dan Meluruskan Niat

Setelah shalat Subuh, biasakan membaca dzikir pagi. Dzikir pagi menjadi pelindung diri sepanjang hari.

Selain itu, luruskan niat sebelum memulai aktivitas. Niatkan semua pekerjaan karena Allah. Dengan niat yang benar, aktivitas sehari-hari pun bisa bernilai ibadah.

7. Menghindari Tidur Berlebihan setelah Sahur

Banyak orang langsung tidur lagi setelah sahur hingga matahari terbit. Padahal, waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan.

Rasulullah SAW berdoa agar umatnya diberkahi pada waktu pagi hari. Karena itu, sebaiknya manfaatkan waktu ini untuk hal-hal yang bermanfaat agar tidak kehilangan banyak keutamaan.

Doa Sahur yang dianjurkan Rasulullah SAW

Melansir baznas, terdapat beberapa versi doa sahur Ramadhan yang dianjurkan Rasulullah SAW dan bisa diamalkan oleh umat muslim di bulan suci ini. 

Dengan melafalkan doa sahur Ramadhan, seseorang juga meneladani sunnah Rasulullah SAW dan mendapatkan pahala tambahan. Berikut bacaannya:

Doa Sebelum Makan Sahur:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Lafal Latin: Allahumma bârik lanâ fîmâ razaqtanâ wa qinâ ‘adzâban-nâr.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka."

Selain itu, niat puasa juga merupakan bagian dari doa sahur Ramadhan, yang biasanya diucapkan setelah makan sahur.

Niat Puasa Ramadhan (Dibaca setelah sahur/sebelum Subuh):

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Lafal Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri ramadhâna hâdzihis sanati lillâhi ta’âlâ.

Artinya: "Aku berniat untuk berpuasa esok hari dalam rangka menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."

(Tribunnews.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved