Kamis, 11 Juni 2026

Arema FC

Arema FC Sudah Daftarkan Logo Singa Bertindik, Aremania Diminta Bersabar

Arema FC telah mengambil langkah resmi untuk memperjuangkan logo Singa Bertindik, namun Aremania masih harus bersabar.

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
POLEMIK LOGO AREMA - Logo Singa Bertindik yang pernah dipakai oleh klub Arema di musim 2005-2010. Saat ini, manajemen Arema FC sudah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik melalui jalur resmi ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) seperti yang dikonfirmasi oleh General Manager Arema FC, pada Rabu (10/6/2026) malam. Hal itu dilakukan, setelah ada pihak lain yang juga mendaftarkan logo tersebut atas nama pribadi. 
Ringkasan Berita:
  • Arema FC memastikan telah mendaftarkan logo Singa Bertindik melalui jalur resmi ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
  • Meski proses pendaftaran masih berjalan, manajemen menegaskan seluruh tahapan berada di jalur yang semestinya dan meminta Aremania bersabar menunggu.
  • Bahkan setelah legalitas terbit, Arema FC menilai transisi penggunaan logo baru tidak bisa dilakukan secara instan karena harus menyesuaikan berbagai aspek operasional dan kerja sama bisnis klub.

SURYAMALANG.COM, MALANG - Aremania tampaknya masih harus sedikit bersabar terkait wacana penggunaan logo Singa Bertindik oleh Arema FC.

Saat ini, manajemen Arema FC telah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik melalui jalur resmi ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Langkah tersebut diambil sebagai respons setelah ada pihak lain yang lebih dulu mendaftarkan logo tersebut atas nama pribadi.

Oleh karena itu, Arema FC siap menempuh berbagai langkah hukum maupun administratif untuk memperjuangkan logo yang selama ini identik dengan klub berjuluk Singo Edan tersebut.

Baca juga: Berita Arema FC Hari Ini Populer: Dedik Setiawan Hengkang Setelah 10 Tahun, Era Loyalitas Berakhir

Saat dikonfirmasi pada Rabu (10/6/2026) malam, General Manager Arema FC, M Yusrinal Fitriandi, menegaskan logo Singa Bertindik bukan sekadar gambar atau identitas visual biasa.

Menurut pria yang akrab disapa Inal itu, logo tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Arema FC dan Aremania, serta memiliki nilai historis yang tidak dapat dipisahkan dari identitas klub.

"Bagi Arema FC, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, tetapi bagian dari identitas klub yang memiliki sejarah panjang dan melekat dalam perjalanan Arema," kata Inal.

Inal menjelaskan, langkah keberatan yang diajukan manajemen merupakan bentuk komitmen untuk melindungi identitas klub sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga: Kontrak Jangka Panjang Ikat Ernando Ari di Persebaya, Kiper Timnas Indonesia Bidik Gelar Juara

Saat ini, proses pendaftaran logo yang diajukan Arema FC masih berjalan dan memasuki tahapan administrasi sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.

Inal juga memastikan seluruh proses yang ditempuh klub masih berada di jalur yang benar atau on track.

Oleh karena itu, manajemen memilih menghormati seluruh prosedur hukum yang sedang berlangsung.

"Yang perlu dipahami publik adalah bahwa Arema FC sudah mendaftarkan logo Singa Bertindik melalui jalur resmi. Saat ini prosesnya masih berjalan dan berada pada jalur yang semestinya" jelas Inal.

"Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku dan memilih mengikuti setiap tahapan secara profesional," tambahnya.

Tunggu Legalitas Resmi dari Pemerintah

Di tengah besarnya perhatian Aremania terhadap polemik ini, Inal menegaskan fokus utama manajemen saat ini adalah menunggu terbitnya legalitas resmi dari pemerintah.

Dokumen tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum bagi Arema FC untuk menentukan langkah berikutnya.

"Kami masih menunggu keluarnya legalitas resmi dari pemerintah, setelah seluruh dokumen dan pengesahan tersebut diterbitkan, barulah kami memiliki dasar hukum yang kuat untuk melangkah ke tahap berikutnya," katanya.

Transisi Logo Tidak Bisa Dilakukan Instan

Meski legalitas nantinya telah terbit, Inal mengingatkan penggunaan logo baru tidak serta-merta bisa langsung diterapkan secara menyeluruh dalam waktu singkat.

Sebagai perusahaan profesional yang mengelola klub sepak bola, Arema FC memiliki banyak kerja sama dengan sponsor, vendor, mitra produksi, hingga partner komersial yang harus disesuaikan apabila terjadi perubahan identitas visual klub.

Baca juga: Berita Malang Raya Populer: Warga Batu Jual Mercedes Usai Pertamax Naik, Jembatan Turen Diperbaiki

Menurut Inal, proses transisi logo akan berdampak luas terhadap berbagai aspek operasional dan bisnis klub, mulai dari merchandise, perlengkapan pertandingan, dokumen korporasi, aset digital, hingga materi promosi yang sudah diproduksi.

"Ada kontrak yang berjalan, ada materi produksi yang sudah dibuat, ada inventaris yang masih digunakan, serta berbagai aspek bisnis lainnya yang harus diperhitungkan secara cermat" urainya. 

"Karena itu, apabila nantinya proses legalitas telah selesai, kami tetap memerlukan waktu untuk melakukan transisi secara profesional dan bertanggung jawab," imbuh Inal.

Aremania Diminta Tetap Tenang

Inal juga mengajak Aremania untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada manajemen dalam mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

Pihaknya memastikan, setiap keputusan yang diambil akan mengedepankan aspek hukum, profesionalisme, serta kepentingan jangka panjang Arema FC.

Baca juga: Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 Grup A, Pelatih Vietnam Memantau di GBK

"Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Aremania terhadap identitas Arema. Kami akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi klub," tandasnya.

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved