SuryaMalang/

Travelling

Sebelum Taklukkan Gunung Elbrus di Rusia, Tiga Anggota IMPALA UB Malang Lakukan Latihan Ini

Sejak sekitar 7 bulan terakhir ini kami didampingi pelatih untuk olah raga, lari, dan berenang. Karena Gunung Elbrus adalah gunung tertinggi di Eropa

Sebelum Taklukkan Gunung Elbrus di Rusia, Tiga Anggota IMPALA UB Malang Lakukan Latihan Ini
Wikipedia
Gunung Elbrus di Rusia 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Pelatihan fisik menjadi persiapan utama bagi tiga anggota Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (IMPALA) Universitas Brawijaya (UB) Malang yang akan melaksanakan pendakian ke Gunung Elbrus, Rusia.

Endah Purwaningtyas, Ahmad Sholahuddin, dan Gede Krisna melakukan persiapan fisik meliputi latihan kekuatan jantung, paru-paru, dan kekuatan otot sebelum berangkat pada 7 Agustus 2017 mendatang.

"Sejak sekitar 7 bulan terakhir ini kami didampingi pelatih untuk olah raga, lari, dan berenang. Karena Gunung Elbrus adalah gunung tertinggi di Eropa dengan ketinggian 5.642 mdpl dengan suhu -15 derajat celcius," jelas Gede pada SURYAMALANG.COM, usai upacara pelepasan, Jumat (4/8/2017).

Selain persiapan fisik, mereka bertiga juga menjalani tahap pelatihan khusus untuk metode pendakian gunung es.

"Ada latihan aklimatisasi, atau penyesuaian diri dengan kondisi baru, dengan cara simulasi yang kami lakukan di Gunung Semeru," lanjut mahasiswa Fakultas Pertanian UB itu.

Beberapa strategi juga sudah mereka siapkan. Antara lain mengikuti metode pendakian gunung es dengan bergerak perlahan namun konstan tanpa berhenti.

"Asalkan napasnya teratur, kemungkinan akan lancar sesuai target. Selain itu juga pendakian di gunung es biasanya mengharuskan pendaki untuk diam di ketinggian tertentu sebelum melanjutkan perjalanan," terangnya.

Targetnya, mereka akan mencapai puncak Gunung Elbrus pada 16 Agustus 2017, untuk sekaligus melakukan upacara kemerdekaan Indonesia di sana.

"Namun semuanya akan menyesuaikan angin. Instruksi dari pihak Gunung Lebrus, diizinkan naik antara tanggal 16-18 tergantung cuaca yang baik ada pada tanggal berapa," kata Sholahuddin.

Normalnya, mendaki Gunung Elbrus membutuhkan waktu 8-9 jam dari basecamp, dan butuh waktu 3-4 jam untuk turun.

"Rencananya kami mendaki pada 16 Agustus pukul 2 dini hari, sehingga akan sampai di puncak sekitar pukul 11-12 siang," lanjutnya.

Ketiga anggota IMPALA UB yang akan melakukan ekspedisi itu terpilih dari seleksi fisik yang ketat.

"Alhamdulillah lolos untuk melakukan ekspedisi dan kesempatan ini harus dipergunakan sebaik mungkin, mumpung kondisi fisik masih bagus," ujar mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan itu.

Sejak 1995, IMPALA UB belum sempat lagi mendaki 7 summit atau gunung-gunung tertinggi di dunia.

"Terakhir puncak Carstensz di pegunungan Jaya Wijaya pada 1995, setelah itu hanya gunung-gunung kecil," tuturnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help