Media Sosial

Ditinggal Suami Selingkuh saat Hamil 3 Bulan, 5 Tahun Kemudian, Nasibnya Berubah Membanggakan

Wanita yang akrab disebut Bu Husnul ini memang hanya pedagang es kopi, namun perjuangannya menghadapi hidup bisa dibilang membanggakan.

Editor: Adrianus Adhi
Tangkap Layar Instagram @proud_project

SURYAMALANG.com - Wanita yang akrab disebut Bu Husnul ini memang hanya pedagang es kopi, namun perjuangannya menghadapi hidup bisa dibilang membanggakan.

Di kondisi yang sulit, menjadi orangtua tunggal untuk 3 anaknya, dirinya masih bertekad mencari rezeki di jalan yang benar, tidak mengemis atau menjual diri.

"Biarin anak saya ga punya bapak dan ibunya cuman pedagang es kopi. Yang penting saya ga ngambil jalan pintas dengan ngejablay ato ngemis," katanya seperti yang dikutip dari laman Instagram @proud.project.

Nasib pahitnya kini berawal saat suaminya tanpa pamit meninggalkannya begitu saja.

Saat ditanya pergi ke mana sang suami, ibu ini menjawab, “Suami saya sekarang lagi berlayar.”

Disertai tawa lepas namun mengandung luka perih ia melanjutkan, “Berlayar ke hati perempuan lain. Hahahaha."

Hingga kini yakni sudah 5 tahun tidak ada kabar sama sekali dari sang suami.

Ironinya, saat suaminya pergi, Bu Husnul sedang mengandung 3 bulan.

Dirinya mengaku sempat terpuruk dan merasakan sakit hati yang begitu mendalam, namun saat itu ia berpikir tidak boleh terus-terusan seperti itu.

Apalagi anak-anaknya harus tetap memiliki masa depan, hingga akhirnya dia bertekad melupakan masa lalunya dan fokus ingin membuat anaknya bahagia.

"Ya sakit sih. Tapi yaudahlah. Udah lewat. Saya ga mau fokus terus ke hal negatif. Saya cuman pengen fokus ngebanggain anak saya," ungkapnya.

Meskipun hidupnya terlihat berat, Bu Husnul tidak pernah merasa sengsara, ia selalu menjalani hari-harinya dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur.

"Saya ga merasa hidup saya sengsara walaupun ditinggal suami dan harus panas-panasan dan ujan-ujanan untuk ngehidupin 3 anak," katanya.

Ia pun memiliki prinsip yang bisa menginspirasi banyak orang yakni hidup sederhana, jujur walaupun harus lapar.

Tak hanya itu, Bu Husnul juga memiliki satu perumpamaan dalam hidupnya, yang ia ibaratkan seperti mengendarai mobil di jalan tol.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved