SuryaMalang/

Travelling

Pengunjung Museum Satwa di Kota Batu Bakal Dimanjakan dengan Aplikasi Ini, Yuk Intip Detailnya

"Karena terakhir saya ke sini sekitar 2 bulan lalu, pas lihat ini kok keren ya. Unik aja jadi pingin berselfie," kata dia saat berkunjung ke Museum

Pengunjung Museum Satwa di Kota Batu Bakal Dimanjakan dengan Aplikasi Ini, Yuk Intip Detailnya
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Guide museum satwa menunjukkan aplikasi terbaru kepada pengunjung 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ada yang baru dalam penampilan Dome Museum Satwa Jatim Park 2 Kota Batu. Jika sebelumnya ada kerangka dinosaurus, kini berubah menjadi taman savana Afrika.

Di area yang diameternya sepuluh meter itu ditempati berbagai jenis hewan asli dari Afrika. Antara lain satu jerapah Afrika, tiga gajah Afrika, satu Wildebeest Afrika, dua burung nazar, dan satu jaguar.

Bisa dilihat dalam dekorasi tersebut terlihat seperti hewan yang sudah mati dan diawetkan ini seperti melakukan aktivitas. Di kelilingi pohon yang berbunga cukup besar. Di antara pohon yang besar itu disinggahi oleh dua gapura dan dua burung Nazar. Tak hanya itu, ada jerapah yang sedang mengambil daun di atas pohon dengan mulutnya.

Yang cukup menarik dari para hewan tersebut, mereka bersama-sama menjalankan aktivitas. Belum lagi langit-langit yang berwarna biru ini memantulkan cahaya yang menarik perhatian pengunjung. Bahkan dijadikan tempat favorit untuk berswafoto. Mulai anak-anak hingga orang dewasa tidak bisa tidak mengabaikan display tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh satu pengunjung, Radianto. Ia yang sudah tiga kali ke Museum Satwa ini mengagumi desain dari Dome utama ini.

"Karena terakhir saya ke sini sekitar 2 bulan lalu, pas lihat ini kok keren ya. Unik aja jadi pingin berselfie," kata dia saat berkunjung ke Museum Satwa.

Sementara itu, Kapten Guide Wahyu Suprayitno menjelaskan, pembaruan Dome Museum Satwa ini dilakukan supaya wisatawan tidak bosan saat masuk di Museum Satwa. Karena terus ingin memberikan sesuatu yang berbeda dan lebih berkesan bagi wisatawan.

"Sejak awal Museum Satwa dibangun kerangka dinosaurus juga menjadi yang favorit. Tapi kami gak ingin wisatawan itu bosan. Karena itu kami membuat sesuatu yang baru," ungkap Wahyu.

Menurut Wahyu, meski terbilang baru taman savana tersebut menjadi favorit wisatawan saat ini. Tak hanya itu, di Museum Satwa juga membuat aplikasi digital canggih. Yakni 'Aplikasi Museum Satwa'.

Aplikasi ini untuk memudahkan pengunjung mengetahui nama-nama dan informasi satwa yang dikoleksi di Museum Satwa. Caranya dowload apliikasi di Google Play Store. Lalu setelah didownload buka aplikasinya dan scan QR code yang tertempel di dinding yang tersebar di dalam Museum Satwa.

"Setelah di scan, pengunjung ini akan mendapatkan informasi terkait hewan. Ada 125 barcode. Nanti akan kami tambah. Karena total semua hewan ini ada ribuan," tuturnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help