Surabaya

Komunitas Hacker Surabaya Akui 3 Anggotanya Tertangkap Polisi dan FBI

#SURABAYA BLACK HAT. Komunitas #hacker ini mengakui 3 anggotanya diringkus polisi bersama FBI.

Komunitas Hacker Surabaya Akui 3 Anggotanya Tertangkap Polisi dan FBI
Pixabay/TheDigitalArtis
ILUSTRASI - Hacker. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Komunitas Surabaya Black Hat (SBH) kini ramai diperbincangkan karena tiga anggotanya ditangkap tim Cyber Crime Polda Metro Jaya.

Ketiga anggotanya iotu ditangkap setelah polisi bersama Federal Bureau of Investigation (FBI) atau Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat menerima informasi perihal pembobolan sistem elektronik di banyak negara.

Rama Zeta, penasehat SBH, membenarkan bahwa Katon Primadi Sasmitha (21), Nizar Ananta (21) dan Arnold Triwardhana Panggau (21) merupakan anggota komunitasnya.

"Aktif tahun lalu, non aktif awal tahun Januari. Anggota tetap tiap tahun rotasi," urainya ketika dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, mereka merupakan anggota tetap pada tahun lalu. Sedangkan tahun ini mereka sudah tidak aktif.

Kegiatan SBH juga fokus ke edukasi dengan mengajarkan segala tentang IT mulai dari pembelajaran dan pencegahannya.

"Saya kenal Katon, tapi hal-hal pribadi disimpan sendiri. Jadi saya nggak tahu (aktivitas hackernya)," pungkasnya.

Melalui situs komunitasnya di Surabayablackhat.org, SBH membagikan informasi gathering mereka di tahun 2017.

Yaitu Reuni SBH Reborn pada 6 November 2017, Gathering#2 Meretas Website dalam 5 menit dan Gathering#3 Membongkar Kejahatan Soaial Media pada 8 November 2017.

Sementara di akun Facebook Surabaya BlackHat terlihat postingan gathering komunitas yang diadakan di Coworking Space Surabaya.

Baca: 3 Hacker Surabaya Mengguncang Dunia, Sikat Uang Sekitar Rp 200 Juta

Baca: Inilah Identitas 3 Hacker Surabaya yang Mengguncang New York, Benarkah Mahasiswa STIKOM?

UPDATE BERITA TERKINI: 

LIKE Facebook Surya Arema
FOLLOW Instagram Surya Malang
FOLLOW Twitter Surya Malang

Penulis: sulvi sofiana
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help