Teror Bom di Gereja Surabaya

Pelaku Peledakan Bom Disebut Satu Keluarga, Miris Ada yang Masih 9 Tahun, Ini Perannya

Menurut Kapolri, pelaku yang menyerang di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang menggendarai Mobil Avanza adalah bapaknya, bernama Dita.

Pelaku Peledakan Bom Disebut Satu Keluarga, Miris Ada yang Masih 9 Tahun, Ini Perannya
SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Tim Gegana saat melakukan sterilisasi di area GKI Diponegoro, Minggu (13/5/2018) 

SURYAMALANG.COM -Polisi sudah mengindentifikasi pelaku peledakan bom di tiga gereja di Surabaya, , Minggu (13/5/2018).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengumumkan, pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya diduga satu keluarga.

Hal itu disampaikan , berdasarkan hasil investigasi polri.

Satu keluarga yang melakukan pengeboman itu masing-masing pasangan suami istri dan empat anak mereka.

Keempat pelaku semuanya tewas di lokasi kejaian berbeda.

"Pelaku diduga satu keluarga," ungkap Kapolri saat konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) petang.

Sebagaimana diketahui bom pertama meledak sekitar pukul 07.30 WIB di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya.

Selang sekitar lima menit kemudian bom kedua meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno dan tidak lama kemudian bom meledak di gereja GKI di jalan Diponegoro.

Menurut Kapolri, pelaku yang menyerang di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang menggendarai Mobil Avanza adalah bapaknya, bernama Dita.

Dita melakuakn serangan bom bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang dikemudikannya ke Gereja Pantekosta.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved