Teror Bom di Gereja Surabaya

Pelaku Peledakan Bom Disebut Satu Keluarga, Miris Ada yang Masih 9 Tahun, Ini Perannya

Menurut Kapolri, pelaku yang menyerang di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang menggendarai Mobil Avanza adalah bapaknya, bernama Dita.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Tim Gegana saat melakukan sterilisasi di area GKI Diponegoro, Minggu (13/5/2018) 

"Putera dari pak Dita, yang satu namanya Yusuf Fadil, usianya 18 tahun. Dan Firman, usianya 16 tahun," jelas Kapolri.

Kapolri tegaskan semua serangan di tiga Gereja adalah serangan bom bunuh diri.

Keluarga pengebom diduga merupakan warga Surabaya.

Mereka disebut tinggal di kawasan Rungkut Surabaya.

Hal ini diketahui dari adanya aktivitas polisi, termasuk Densus 88 dan Gegana di salah satu rumah di kawasan Rungkut malam ini.

Sejak pagi hingga sore ini, total ada 13 korban tewas dan korban luka jumlahnya masih sama 41 orang.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved