Penjelasan Lion Air Soal Penumpang yang Mengaku Teroris dan Menaruh Bom di Tasnya

DB, diamankan pihak Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau setelah mengaku sebagai teroris kepada salah satu awak kabin Lion Air

Penjelasan Lion Air Soal Penumpang yang Mengaku Teroris dan Menaruh Bom di Tasnya
SuryaMalan/moh rivai & Ilustrasi Bom
KIRI: BANDARA TRUNOJOYO - Penerbangan pesawat komersil ATR 72 -600 Wing Air milik Lion Group masih seperti sediakala, hanya sekali terbang dari Surabaya sekitar pukul 11.45 WIb dan dari Sumenep pukul 13.45 WIB. | KANAN: Ilustrasi Bom 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

SURYAMALANG.COM | JAKARTA - DB, langsung diamankan pihak Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau setelah mengaku sebagai seorang teroris.

Tak tanggung-tanggung, dia bahkan mengaku kalau di dalam tasnya ada bom bersemayam.

Saat itu dia akan terbang dari Riau ke Jakarta.

Pihak Lion Air, melalui Corporate Communications Strategic, Danang Mandala Prihantoro, menjabarkan pria tersebut mengungkapkan hal itu kepada pramugari saat masuk ke pesawat menuju bangkunya yang berada di seat 9C.

"Ketika dalam proses boarding, saat masuk ke pesawat, DB mengaku kepada salah satu awak kabin (flight attendant/FA) sebagai seorang teroris dan membawa bom dalam tas," kata Danang, di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Kemudian pesawat dengan nomor JT 291 itu pun kembali ke terminal untuk melakukan pengecekan ulang, baik barang yang dibawa maupun kepada 200 penumpang sesuai dengan standar penanganan ancaman bom.

Setelah pengecekan tidak ditemukan adanya bom atau benda lainnya yang mencurigakan.

"Hasilnya adalah tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan, yang dapat berpotensi mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan," ungkap Danang.

Lion Air JT 291 pun telah diberangkatkan yang mengalami penundaan menjadi pukul 15.54 WIB dari jadwal penerbangan semula pukul 13.35 WIB dan mendarat di Cengkareng pada 17.22 WIB.

Sedangkan pria berinisial DB itu diturunkan bersama dengan barang bawaannya dan diserahkan kepada pihak keamanan bandara.

"Lion Air telah menyerahkan DB ke avsec airlines, avsec Angkasa Pura II cabang Pekanbaru, otoritas bandar udara serta pihak berwenang untuk dilakukan proses penanganan lebih lanjut," kata Danang.

 --

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penjelasan Lion Air Mengenai Penumpang di Pekanbaru yang Mengaku Teroris dan Bawa Bom, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/05/16/penjelasan-lion-air-mengenai-penumpang-di-pekanbaru-yang-mengaku-teroris-dan-bawa-bom

Editor: Insani Ursha Jannati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help