Surabaya

Ibadah Haji saat Musim Panas, Jalankan Tips Berikut termasuk Buka Jendela Pukul 7 Pagi

Cuaca ekstrem di Saudi diprediksi mencapai 53 derajat Celcius. Agar beribadah tak terganggu, jalankan 6 tips berikut

Ibadah Haji saat Musim Panas, Jalankan Tips Berikut termasuk Buka Jendela Pukul 7 Pagi
Mohamed Nohassi on Unsplash
Tahadart, Briyech, Morocco 

SURYAMALANG.COM - Sejak 17 Juli 2018 kemarin, rombongan pertama haji sudah terbang ke Madinah.

Yang bakal disusul oleh gelombang terakhir dari rombongan pertama itu pada Minggu, 29 Juli 2018 nanti.

Gelombang kedua rombongan pertama akan terbang pada 30 Juli 2018.

Akhir pemberangkatan gelombang kedua ini adalah pada 15 Agustus 2018.

Segala persiapan sudah dilakukan pemerintah demi kelancaran beribadah.

Termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang siap sedia memantau kondisi tubuh jemaah.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka, sebagaimana diberitakan Kemenag menjelaskan, ibadah haji tahun ini bertepatan dengan musim panas di Saudi, sehingga suhu udara bisa mencapai 53 derajat Celcius.

Ekstremnya suhu udara itulah yang membuat Kemenkes melakukan persiapan ekstra pula seperti, memberikan kacamata ultraviolet, payung, topi, botol minum, masker, dan semprotan wajah.

Surya Malang melansir laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia dalam artikel berjudul "Musim Panas di Saudi, Ini Tips Kesehatan Bagi Jemaah Haji" yang diterbitkan Sabtu, 2 Juni 2018 lalu berikan tips bagi Anda yang tetap ingin khusyuk beribadah di tengah panasnya terik Matahari.

Tips hadapi terik panas saat berhaji ini diberikan oleh dr. Yanuar Fajar, Kepala KKIH Madinah. 

Halaman
123
Penulis: Insani Ursha Jannati
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved