Malang Raya
Derita Kenzia Naureen, Bayi 2 Bulan yang Terserang Infeksi Paru-paru
Bayi bernama Kenzia Naureen yang berusia hampir dua bulan tengah terbaring lemas di ruang ICU RSUD Lawang, Jumat (27/7/2018).
Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, LAWANG – Bayi bernama Kenzia Naureen yang berusia hampir dua bulan tengah terbaring lemas di ruang ICU RSUD Lawang, Jumat (27/7/2018). Bayi yang lahir prematur itu didiagnosa mengidap infeksi paru-paru.
Saat ini, keluarganya membutuhkan bantuan karena biaya yang lumayan tinggi untuk merawat Kenzia. Bantuan bisa disalurkan ke rekening BCA atas nama Vitrie Wisnuwardani dengan nomor rekening 0561052670.
SuryaMalang.com menghubungi Susan Bernadette, sanak keluarga dari sang bayi. Susan menceritakan, Kenzia dirujuk ke RSUD Lawang sejak Kamis, 26 Juli 2017.
“Infeksi paru-paru. Jadi tengorokan dan paru-paru banyak lendir sehingga menggagu nafas. Di paru-paru penuh, tenggorokan penuh, kalau nangis tidak ada suaranya,” ujar Susan, Jumat (27/7/2018).
Dijelaskan juga,Kenzia belum bisa minum sehingga mengakibatkan kadar gulanya rendah. Susan menjelaskan kalau kedua orangtua dari Kenzia kurang mampu sehingga membutuhkan bantuan serta dukungan.
“Butuh bantuan untuk biaya pengobatan.Ada alat bantu pernapasan yang sehari Rp 800 ribu. Belum termasuk ruangan dan obat. Akhirnya kami menggalang dana lewat FB. Saya kasihan dengan orangtuanya,” ujarnya.
Susan juga menceritakan saat Kenzia lahir. Saat itu dokter sudah menyarankan agar bayi tidak dibawa pulang terlebih dahulu karena kondisinya belum stabil.
Namun karena tidak ada biaya untuk mempertahankan bayi di RSUD Lawang, keluarga pun terpaksa membawa pulang Kenzia.
“Saat itu biayanya sampai Rp 9 juta. Sempat ngamar karena paru-paru belum sempurna. Tapi waktu itu nekad saja dibawa pulang. Si ibu sudah pinjam uang ke sana-sini,” terang Susan.
Saat ini Kenzia sedang dirawat di ICU dan kondisinya perlahan mulai stabil. Namun begitu, ia masih mendapat alat bantuan pernapasan