Selebrita

Cerita Denada Tak Seceria Penutupan Asian Games 2018, sampai Naiki Motor di Tengah Kemacetan

Tak seceria di atas panggung, inilah yang harus Denada jalani tepat setelah tampil di Penutupan Asian Games 2018

Penulis: Insani Ursha Jannati | Editor: Adrianus Adhi
IST
Kolase Denada saat diwawancara dan penampilannya di atas panggung Penutupan Asian Games 2018 (2/9/2018) 

SURYAMALANG.COM - Denada, menjadi satu dari sekian artis yang turut sumbangkan penampilan terbaiknya di Penutupan atau Closing Ceremony Asian Games 2018 (2/9/2018).

Bersanding dengan Siddarth Slathia, mereka melantunkan lagu dalam bahasa India.

Dari "Koi Mil Gaya" lalu "Kuch Kuch Hota Hai" duet dibawakan penuh keceriaan.

Terlihat dari tayangan, para penonton ikut bernyanyi dan berlonjak riang.

Kedua lagu dari film berjudul "Kuch Kuch Hota Hai" itu memang pernah meledak di Tanah Air di era 90-an.

Segala alunan musik, kemeriahan, seolah berbanding terbalik dengan kondisi Denada yang selama ini diberitakan.

Shakira, putri kecil Denada, memang sedang berjuang melawan Leukimia.

Si putri kecil masih harus jalani kemoterapi di Singapura.

Mesti membantu kesembuhannya kelak, namun efek penurunan daya tahan tubuh tak bisa dipungkiri.

Tiap usai jalani kemoterapi, sistem imun tubuh Shakira menurun drastis, staminanya pun.

"Setelah kemoterapi, seluruh imunnya turun, seluruh staminanya turun semua," ujar Emilia Contessa seperti dilansir dari tayangan Silet.

Leukimia diobati, penyakit lain menghampiri.

Saat ini Shakira sedang alami sariawan parah, seluruh bagian tubuhnya terserang.

Lantaran keprofesionalan Denada inilah, dia mendapatkan pujian dari banyak kalangan.

Mereka menyampaikan rasa salut terhadap cara Denada menghibur masyarakat meskipun dirinya sendang dirundung masalah. 

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved