Jendela Dunia

Tabir Misteri di Planet Jupiter, Benarkah di Sana Ada Air? Seberapa Banyak?

Isyarat air di Great Red Spot ini berasal dari penelitian Gordon Bjoraker, astrofisikawan di NASA Goddard Space Flight Center

Editor: eko darmoko
IST
Titik Merah Besar Jupiter NASA 

SURYAMALANG.COM - Salah satu hal ikonik dari planet Jupiter adalah badai Great Red Spot atau Titik merah Besar.

Tapi siapa sangka, badai besar berwarna merah tersebut menyimpan sebuah rahasia yang memikat.

Para ilmuwan baru-baru ini menyebut bahwa dari badai tersebut ada kemungkinan planet raksasa itu memiliki air.

Isyarat air di Great Red Spot ini berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Gordon Bjoraker, astrofisikawan di NASA Goddard Space Flight Center.

"Bulan-bulan yang mengorbit Jupiter sebagian besar adalah air es, sehingga seluruh lingkungannya memiliki banyak air," ungkap Bjoraker dikutip dari Space.com, Sabtu (01/09/2018).

"Mengapa tidak planet - yang memiliki gravitasi besar ini, di mana semua benda jatuh ke dalamnya - menjadi kaya air juga?" sambungnya.

Dalam laporan di Astronomical Journal, Bjoraker dan koleganya kemudian mengumpulkan data radiasi di Jupiter menggunakan dua teleskop khusus di puncak Mauna Kea, Hawaii.

Teleskop yang digunakan merupakan "teleskop inframerah paling sensitif di Bumi" di Observatorium Keck.

Untuk melengkapi pengamatan tersebut, tim itu juga menggunakan data dari pesawat ruang angkasa Juno milik NASA.

Sebelumnya, Juno telah menyelidiki lebih dalam awan Jupiter. Dengan instrumen yang berbasis di Bumi, tim menemukan kebocoran radiasi termal dari kedalaman Great Red Spot.

Mereka menemukan, di atas wilayah awan ini ada tanda-tanda khas kimia air.

Tak hanya itu, model baik teoretis maupun yang dihasilkan komputer juga mendukung hipotesis merek bahwa ada air berlimpah di Jupiter.

Para peneliti menemukan bahwa lapisan awan terdalam dengan tanda air di dalam Great Red Spot berada pada 5 bar atau lima kali tekanan atmosfer di Bumi.

Pada tekanan tersebut, suhu mencapai titik beku air. Kedalaman ini, di samping tingkat karbon, para peneliti mendeteksi di Jupiter ada banyak oksigen.

Dikarenakan banyaknya hidrogenis yang sudah dikenal, artinya planet tersebut memiliki bahan-bahan untuk air.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved