Nasional

Eni Saragih Setor Rp 2 Miliar, Partai Golkar Kembalikan Rp 700 Juta ke KPK

Pengurus Partai Golkar akhirnya menyetorkan uang Rp 700 juta ke KPK meski semula elit partai itu membantah menerima aliran dana hasil suap.

Editor: yuli
mpr.go.id
KPK meringkus Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih. Perempuan kelahiran Jakarta, 13 Mei 1970 ini terpilih menjadi anggota DPR dari Partai Golkar daerah pemilihan Jawa Timur 10 meliputi wilayah Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Pengurus Partai Golkar akhirnya menyetorkan uang Rp 700 juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meski semula elit partai itu membantah menerima aliran dana hasil suap. 

Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Eni Maulani Saragih, menyatakan, uang Rp 700 juta itu dulu untuk membiayai kegiatan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar.

"Itu dari panitia Munaslub. Mereka mengembalikan secara bertahap," ujar Eni seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan ada pengurus Partai Golkar yang menyerahkan uang Rp 700 juta kepada KPK.

Uang yang diduga dari hasil korupsi itu diduga pernah digunakan untuk membiayai kegiatan partai.

"Itu memberikan bukti bahwa memang uang yang Rp 2 miliar itu untuk Munaslub Golkar," kata Eni.

Eni pernah pula mengakui bahwa uang yang ia terima terkait proyek pembangunan PLTU di Riau, ada kaitannya dengan ketua umum Partai Golkar.

Namun, Eni tidak menyebut nama ketua umum yang memerintahkannya menerima uang. 

Pengacara Eni, Fadli Nasution, juga mengatakan adanya aliran dana suap Proyek PLTU Riau-1 senilai Rp 2 miliar yang diberikan kliennya untuk membiayai Munaslub Golkar 2017.

Namun, hal itu dibantah oleh pengurus partai yang sekarang sedang menjabat.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan, partainya siap diaudit untuk membuktikan ada atau tidaknya dugaan aliran dana suap proyek PLTU Riau-1 senilai Rp 2 miliar yang diberikan Eni Maulani Saragih untuk membiayai munaslub Golkar 2017. kompas.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved