Jember

Polisi Buru Seorang Bapak Diduga Perkosa Anak Kandung Sendiri

Pelaku merupakan tersangka kasus pencabulan dan perkosaan terhadap anak kandungnya berusia 10 tahun.

Polisi Buru Seorang Bapak Diduga Perkosa Anak Kandung Sendiri
Kompas.com
Ilustrasi pencabulan anak 

SURYAMALANG.COM,  JEMBER - Polisi memburu MA, seorang laki-laki sekaligus seorang bapak asal Kecamatan Panti. Polisi mencarinya setelah penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember menjadikannya tersangka.

MA merupakan tersangka kasus pencabulan dan perkosaan terhadap anak kandungnya, seorang anak perempuan berusia 10 tahun.

Perkosaan itu terungkap saat istri MA mendapati anak perempuannya yang masih berusia 10 tahun mengalami pendarahan. Istri MA lantas bertanya kepada sang anak. Anaknya mengaku kalau usai diperkosa sang bapak. Istri MA marah. Dia pun lantas mencari sang suami. Ternyata sang suami tidak pulang ke rumah sejak peristiwa itu terungkap akhir Agustus lalu.

"Sampai saat ini kami masih mencarinya. Karena setelah peristiwa itu terungkap, si bapak ini pergi. Korban sudah dilakukan visum, dan visumnya sudah keluar," ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Iptu Suyitno Rahman, Jumat (14/9/2018). Menurut pengakuan korban, sang bapak telah mencabuli dan memperkosanya sebanyak tiga kali. Perkosaan itu dilakukan di dalam rumah mereka ketika sang ibu tidak ada di rumah.

Akhirnya polisi menyangka MA memakai Pasal 81 subsider 82 UU No 35 Tahun 2014 perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Kami masih melakukan penyelidikan dimana keberadaan sang bapak atau tersangka ini, karena sampai sekarang masih melarikan diri," tegas Yitno. uni

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help