Malang Raya

Harga Murah & Kualitas Bagus, Susu Kambing Etawa Kota Batu Diminati Warga Luar Kota

Harga yang murah dan kualitas bagus membuat produksi susu kambing etawa di Kota Batu jadi sasaran warga luar daerah

Harga Murah & Kualitas Bagus, Susu Kambing Etawa Kota Batu Diminati Warga Luar Kota
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wahyu Eko Purwanto, peternak kambing etawa di Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Harga yang murah dan kualitas bagus membuat produksi susu kambing etawa di Kota Batu jadi sasaran warga luar daerah.

Seperti Kota Surabaya, Sidoarjo, Jakarta, yang rata-rata membeli susu hasil produksi di Kota Batu.

Yayuk salah satu warga Jakarta mengatakan ia selalu membeli susu kambing etawa dalam jumlah yang banyak.

"Karena rumah di Malang, ya sekalian saja beli sewaktu pulang. Biasanya sih paling banyak beli dia drum besar. Nah di Jakarta diolah lagi buat kecantikan," kata Yayuk, Minggu (16/9/2018).

Produksi susu kambing etawa yang ia beli di Kota Batu ini, ia olah kembali menjadi beberapa produk kecantikan.

Seperti sabun, lulur, masker. Ia menyebutkan harga yang ia dapatkan ketika beli di Kota Batu ketimbang di Surabaya ia lebih mendapatkan harga murah ketika beli di Kota Batu.

Ia tak menyebutkan detail harga ketika membeli langsung dari peternak, tetapi ia membandingkan harga yang ia dapatkan ketika beli di Kota Batu perliternya ia tidak lebih dari Rp 25 ribu.

"Kalau di Surabaya, jauh lebih mahal, karena rata-rata sudah bukan harga petani. Beda kalau beli langsung dari peternak, tapi yang kualitasnya bagus. Nah di Batu kan masih banyak peternak kambing etawa," ungkapnya.

Wahyu Eko Purwanto satu peternak kambing etawa di Dusun Banaran, Desa Bumiaji, mengatakan kalau memang produksi susu kambing etawa di Kota Batu harganya tidak semahal di daerah lain.

Dalam sehari dari kambing etawanya bisa memproduksi 25 liter perhari.

Dikatakannya karena produksi susu kambing etawa di Batu sering dibeli oleh luar daerah, ia pun meningkatkan kualitas produksi susu.

"Ya memang akhir-akhir ini susu kambing banyak dicari untuk produk kecantikan. Kami terus meningkatkan kualitas susu," kata Wahyu.

Ia mengakui jika saat musim kemarau seperti ini mempengaruhi hasil susu kambing etawa. Karena biasanya memperoleh susu kambing sebanyak 38 liter perhari nya.

Di kandangnya ada sekitar 120 ekor kambing. Ia menjelaskan musim kemarau mempengaruhi hasil produksi karena makanan kambing. Seperti rumput sateria, kulit jagung.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help