Surabaya

Juru Parkir di Pasar Manukan Sering Remas Pantat, Juga Curi Celana Dalam

Deni (30) , juru parkir di Pasar Manukan, Surabaya, sering melakukan 'begal pantat' saat meminta sejumlah uang kepada para korban.

Juru Parkir di Pasar Manukan Sering Remas Pantat, Juga Curi Celana Dalam
nur ika anisa
Deni, juru parkir mesum, dan Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Deni (30) , juru parkir di Pasar Manukan, Surabaya, sering melakukan 'begal pantat' saat meminta sejumlah uang kepada para korban.

Pria lajang asal Sambikerep itu dibekuk setelah ada laporan dari korban bahwa dia kerap melakukan pelecehan seksual dengan cara meremas pantat korban.

Deni mengaku sering melakukannya pada para perempuan remaja beranjak dewasa yang parkir motor di area pasar.

Bahkan dari 10 korbannya, satu di antaranya masih anak-anak.

Kepada polisi, Deni mengaku tindakannya itu karena kesenangan.

"Senang saja. Minta uang gak dikasih," dalih Deni. 

"Dia sudah mengincar korban yang disukai, kemudian dibuntuti dan kadang dimintai uang. Kalau tidak dikasih ya melakukan itu," kata Kabaghumas Polrestabes Surabaya, Kompol Rety Husni, jumat (21/9/2018).

Atas kelakuannya itu, tersangka dijerat Pasal 82 UU Nomer 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Selain sering melakukan perbuatan tidak senonoh, Deni juga dilaporkan sering mencuri celana dalam di jemuran.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni menduga pelaku memiliki kelainan.

"Senang, pengakuannnya dia senang melakukan itu. Kami akan pastikan kejiwaannya di psikiater karena sering ketawa-ketawa kalau ditanya," kata AKP Ruth Yeni, jumat (21/9/2018). Nur Ika Anisa

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help