Citizen Reporter

Edukasi Budaya untuk Anak dari Kampung Budaya Polowijen

"Permainan tradisional anak-anak bukan hanya ditujukan untuk hiburan tetapi juga sebagai ajang pengenalan permainan tradisional

Edukasi Budaya untuk Anak dari Kampung Budaya Polowijen
Sekitar 80-an murid SDN Purwodadi 4 Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, di Kampung Budaya Polowijen (KBP). 

SURYAMALANG.COM - Pagi hari, sekitar 80-an murid SDN Purwodadi 4 Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, memadati Kampung Budaya Polowijen (KBP). Mereka berseragam olah raga dan didampingi beberapa guru.

Penggagas KBP, Ki Demang dalam pengantarnya menceritakan secara singkat sejarah Polowijen, berikut situs-situs budaya seperti situs Ken Dedes dan makam Mbah Reni.

"Kita juga mengenalkan anak-anak berbagai jenis dan karakter topeng dan bahan yang digunakan. Tak lupa, kita ajak anak-anak melihat langsung perbedaan topeng-topeng tersebut dan memakainya," kata Ki Demang di Polowijen, Kelurahan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (06/10/2018).

Selanjutnya, guru tari KBP, Bu Indar mengajak anak-anak menari tari topeng. Tak hanya anak-anak SD yang antusias mengikuti tari topeng, bahkan warga dan guru-gurupun ikut menari bersama menggunakan sampur yang disediakan.

Anak-anak juga diajak bermain melalui permainan tradisional seperti, dakon, engklek, egrang, lompat tali, bakiak, dan ular tangga raksasa. Selain itu, anak-anak juga ada yang bermain musik seperti, djembe, kentung, kendang, patrol. Sebagian siswa ada yang memanfaatkan perpustakaan KBP.

Mahasiswa psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Eka mengatakan, kegiatan seperti ini harus lebih sering dilakukan agar anak-anak lebih mengenal kebudayaan Indonesia.

"Permainan tradisional anak-anak bukan hanya ditujukan untuk hiburan tetapi juga sebagai ajang pengenalan permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan di era milennial di teknologi mengambil alih dunia anak-anak," terang Eka.

Sekitar 80-an murid SDN Purwodadi 4 Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, di Kampung Budaya Polowijen (KBP).
Sekitar 80-an murid SDN Purwodadi 4 Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, di Kampung Budaya Polowijen (KBP). ()

Sementara, guru SDN Purwodadi 4, Irma berpandangan, kegiatan ini bertujuan agar anak-anak dapat mengenal budaya tidak hanya secara teori melainkan melihat dan merasakan secara langsung.

"Kegiatan ini diperuntukkan bukan hanya kepada anak-anak siswa SD, tetapi medium guru-guru untuk mengenal lebih dekat sejarah budaya dan permainan tradisional," ujar Irma. ADI H

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved