Pasuruan
Kapolres Beri Penghargaan Dua Anggota Patwal, Setelah Dahulukan Menolong Korban Kecelakaan
Mereka sanggup mengambil keputusan sulit diantara dua pilihan, yakni melaksanakan tugas pengawalan ataukah menyelamatkan korban kecelakaan
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Achmad Amru Muiz
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono memberikan penghargaan kepada dua anggota patwal Briptu Pramudita dan Briptu Bagas Widyatmoko, Senin (15/10/2018). Penghargaan itu diberikannya secara langsung dalam apel pagi.
Kepada SURYAMALANG.COM, Raydian Kokrosono menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota yang sudah melaksankan tugas dengan baik, khususnya untuk Briptu Bagas dan Briptu Pramudita. Kata Kapolres, apa yang dilakukan anggota ini adalah cerminan dari polisi yang promoter.
"Mereka telah sanggup mengambil keputusan yang sulit diantara dua pilihan, yakni melaksanakan tugas pengawalan ataukah menyelamatkan korban laka lantas yang ditemukan di jalan. Saya sangat mengapresiasnya," kata Raydian, sapaan akrab Kapolres.
Raydian mengatakan, akhirnya mereka memilih menyelamatkan korban kecelakaan yang ditemukan di jalan. Kata dia, apa yang dilakukan anggota ini adalah tindakan yang tepat dengan mengutamakan menyelamatkan nyawa korban yang terlibat kecelakaan.
"hal ini tentu saja didasari niat tulus ikhlas dan tanpa rekayasa sehingga hasilnya pun akan baik di mata manusia dan di hadapan Allah SWT. Diharapkan semua anggota bisa melakukan tugas dilandasi niat yang tulus dan ikhlas, menjadikan tugas sebagai ibadah," tambahnya.
Sekadar diketahui, kedua polisi laki - laki (polki) ini merupakan anggota patwal Satlantas Polres Pasuruan. Pada 7 Oktober 2018, keduanya mendapat penugasan untuk mengawal rombongan Kirab Satu Negeri yang diikuti oleh perwakilan 34 provinsi.
Kirab ini diikuti ratusan kader banser dari seluruh penjuru negeri. Awalnya, rombongan mampir ke Pendopo Bupati dan disambut oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.
Setelah dari pendopo, rombongan bersiap - siap untuk berertolak menuju Ponpes Wahid Hasyim. Karena rombongan cukup panjang dan waktu yang terbatas, maka diputuskan oleh perwira pengendali dari Polres Pasuruan untuk dikawal.
Namun, petugas yang ditunjuk untuk mengawal rombongan ini, yakni keduanya ditunggu lama tak kunjung datang.
Belakangan diketahui, kedua anggota Satlantas Polres Pasuruan ini sedang memberikan Tindakan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan yang kebetulan ditemukan secara tidak sengaja saat perjalanan ke pendopo.
Tindakan spontanitas keduanya membuat rombongan terlambat untuk mengikuti kegiatan. Padahal, acara akan dimulai dan kedatangan rombongan kirab sudah dinanti para santri dan santriwati di Pondok Wahid Hasyim.
Namun, kedua anggota tetap melakukan tugasnya, memberikan pertolongan dan melayani korban kecelakaan. Bahkan, keduanya sempat mencarikan pengganti polisi untuk menjadi patwal mengantar rombongan ke tempat tujuan.