Nasional
Rini Puspitawati, Model Cantik Yang Kecelakaan Itu Akhirnya Meninggal
Rini Puspitawati, model cantik yang kecelakaan masuk jurang itu akirnya meninggal dunia setelah seminggu kritis.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com –Rini Puspitawati, model cantik yang kecelakaan masuk jurang itu akirnya meninggal dunia setelah seminggu kritis.
Kecelakaan yang dialami oleh Rini Puspitawati hingga kini masih begitu hangat di ingatan begitu banyak orang.
Kala itu mobil Honda CRV yang dikemudikan Rini Puspitawati (26) terbang hingga masuk jurang sejauh 200 meter dekat telaga Sarangan, Magetan Sabtu 13 Oktober 2018.
Berita kecelakaan itu sempat membuat heboh lantaran Rini tengah bersama seorang pria beristri kala kecelakaan itu terjadi.
Sang pria, Ragil Supriyayanto (34) langsung tewas setelah terlempar dari bodi mobil yang kemudian ringsek.
Baca: Shinta Bachir Unggah Bukti Baru Soal Hutang, Nikita Mirzani: Aduh Bikin Malu
Baca: Anjie Manji Disebut Jadi youtuber Karena Sepi Job, Begini Jawaban Bijaknya
Namun Rin Puspitawati tak sadarkan diri dan terjepit body mobil yang ringsek hingga warga berusaha untuk menyelamatkannya.
Mengutip Tribun Jabar, Rini Puspitawati mengehembuskan nafas terkahirnya di RSUD DR. Soedono, Madun, Sabtu 20 Oktober 2018 pad apukul 09.55 WIB.
Untuk diketahui, mobil yang dikemudikan oleh Rini Puspitawati itu terjun ke jurang sedalam 200 meter setelah menabrak pagar pembatas jalan.
Usai mengalami kecelakaan iu, Rini Puspitawati sempat dirawat dan dibawa ke RSUD DR. Sayidiman, begitupula jenazah Ragil.
Namun setelah dirawat di rumah sakit tersebut, Rini kemudian di rujuk ke RSUD DR. Soedono, saat itu kondisnya cukup parah.
Baca: Ada Peran Bonek Ketika Persebaya Mempecundangi Persib di Pulau Bali
Baca: Link Live Streaming Indonesia vs Qatar Piala Asia U-19, Minggu 21 Oktober 2018 19.00 WIB
Baca: Anjie Manji Disebut Jadi youtuber Karena Sepi Job, Begini Jawaban Bijaknya
Dokter Sjaiful yang merawat model sekaligus pemandu lagu tersebut harus mengambil cairan di bagian paru-paru agar organ tersebut dapat berkembang.
“Enggak di operasi, sejak datang kondisinya buruk sekali,” jelas Dr. Sjaiful dilansir dari Grid.id.
“Kondisi sangat buruk karena membutuhkan alat bantu ventilator (alat bantu pernafasan).”
“Jadi buka dioperasi, hanya tindakan membantu supaya kalau ada darah atau cairan di paruparu, supaya paru-paru dapat berkembang,” jelasnya.
Baca: Nongkrong Asik ala Wali Kota Malang Sutiaji, Ngopi Santai Sambil Ngobrol
Baca: 5 Seleb Indonesia yang juga Ibu Kos Ratusan Juta Per Bulan, Naysilla Mirdad sampai Cita Citata
Baca: Thalia Putri Onsu Sudah Punya Penghasilan Sendiri, Ternyata Digunakan Untuk Ini
Menurut Dr. Sjaiful, kemungkinan korban mendapat benturan yang cukup keras saat kecelakaan sehingga mengalami multiple organ failue (MOF) .
Hal tersebutlah yang kemungkinan membuatnya tak sadarkan diri.
Dr.Sjaiful juga menambahkan bahwa penyebab kematian Rini diyakini karena mati batang otak.
Hal itu adalah kondisi di mana fungsi otak berhenti secara ireversibel.
“Ya, mati batang otak, ada pendarahan dalam otak,” jelas Dr.Sjaiful.