Jember

Dikabarkan Ada OTT Di Dispendukcapil Jember, Layanan Warga Jadi Tersendat

Tersendatnya layanan di Dispendukcapil pasca pemeriksaan yang dilakukan jajaran Polres Jember sejak Rabu (31/10/2018) malam.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Sri Wahyunik
Kantor dispendukcapil Jember dijaga anggota Polisi, Kamis (1/11/2018) 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Salah satu warga, Sumiyati, warga Desa Curahnongko Kecamatan Tempurejo harus pulang dengan tangan kosong dari Kantor Dispendukcapil Jember. Perempuan ini tidak bisa membawa pulang KTP elektronik yang sejatinya dia urus.

Pukul 09.00 Wib dia sudah tiba di kantor kependudukan itu setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari rumahnya. Dia menyerahkan dokumen persyaratan ke petugas Dispendukcapil.

"Ternyata tidak bisa jadi sehari. Terus juga tidak bisa mengeluarkan surat keterangan. Tadi kata petugasnya tidak bisa mengeluarkan dokumen," ujar Sumiyati kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (1/11/2018).

Sumiyati mengaku kecewa karena tidak bisa membawa pulang KTP. Dia harus menunggu sekitar satu bulan seperti yang tertera di secarik kertas pemberitahuan dari petugas Dispendukcapil yang diberikan kepadanya.

"Tentu kecewa, sudah jauh kesini bawa anak kecil ternyata nggak jadi. Saya sangat butuh KTP elektronik untuk anak saya bisa dapat bantuan KIP (Kartu Indonesia Pintar). Sebelumnya KTP saya belum elektronik," imbuh Sumiyati.

Tersendatnya layanan di Dispendukcapil paska pemeriksaan yang dilakukan jajaran Polres Jember sejak Rabu (31/10/2018) malam.

Beredar kabar pemeriksaan itu terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor tersebut. Hingga Kamis (1/11/2018) siang, polisi masih berjaga di kantor tersebut.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved