Malang Raya
Warga Pakisaji Kabupaten Malang Dihebohkan Aksi Laki-laki Memanjat Tower
Warga Pakisaji Kabupaten Malang Dihebohkan Aksi Laki-laki Memanjat Tower. Pelaku Diduga Mengalami Depresi
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, PAKISAJI - Bak disambar petir di siang bolong, warga Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang dibuat kaget oleh aksi yang dilakukan seorang laki-laki.
Kehebohan warga dipicu oleh laki-laki yang berusia diperkirakan 40 tahun, memanjat tower telekomunikasi setinggi 72 meter di desa setempat pada Rabu (7/11/2018).
"Kita dapat berita dari BPBD Kabupaten Malang diteruskan ke PMI Kabupatem Malang, ada kejadian diduga upaya bunuh diri karena pria sudah ditinggal anak beserta istri sudah dua minggu," terang Kasi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo, Rabu (7/11/2018).
Di sisi lain, Kades Kebonagung Teguh Santoso menjelaskan, kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga.
Berdasarkan hasil laporan, warga yang tidak diketahui namanya ini mengetahui bahwa ada seorang laki-laki yang memanjat tower sekitar pukul 8.00 pagi.
Namun, dipastikan bukan pegawai provider seluler pemilik tower itu. Laki-laki tersebut juga bukan warga desa setempat.
"Karena khawatir dilakukan bunuh diri, akhirnya warga tersebut melaporkan kepada kami," kata Teguh ditemui di lokasi kejadian.
Memastikan kondisi laki-laki pemanjat tower, Kades memerintahkan perangkat desanya untuk mengecek kebenaran informasi ini.
Ternyata benar, ada seorang laki-laki yang memanjat tower. Makin lama, semakin tinggi hingga warga pun makin khawatir.
"Karena semakin tinggi, warga khawatir. Kemudian kami laporkan kejadian ini kepada Polsek, Koramil dan PMI serta BPBD," kata Teguh.
Sekitar satu jam setelah laporan, PMI dan kekuatan SAR lainnya datang. Evakuasi pemanjat tower pun berlangsung hingga berita ini ditulis.
Empat survival memanjat tower dan membujuk agar laki-laki tersebut turun.
Saat evakuasi, salah satu anggota PMI, Handoyo menjelaskan, setidaknya ada 40 anggota tim SAR gabungan yang melakukan pertolongan. Mereka menggunakan vertical rescue.
"Kami juga bawa jaring alias net dan alat kesehatan untuk langsung evakuasi korban begitu turun," kata dia.
Selang beberapa lama, pria tersebut dapat dievakuasi pada sekitar pukul 13.20.