Pemilu

Berikut Sebaran Data Pemilih Di Lapas Jatim Yang Terancam Tak Bisa Memilih Di Pemilu 2019

Dari data, warga binaan Lapas/Rutan paling banyak ada di Lapas kelas 1 Malang ada 2.896 orang. Terendah Rutan Kelas II B Pacitan dengan 95 orang

Berikut Sebaran Data Pemilih Di Lapas Jatim Yang Terancam Tak Bisa Memilih Di Pemilu 2019
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Warga Binaan Permasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasuruan Kota 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim membenarkan bahwa ada sejumlah pemilih potensial di lembaga pemasyarakatan (lapas) pada pilpres 2019 mendatang. Mengutip data yang dimiliki oleh Bawaslu Jatim, jumlahnya mencapai 13.094 pemilih potensial dari 23.857 penghuni lapas di Jawa Timur.

"Sekitar 13 ribu dari data tersebut berpotensi masuk dalam dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) karena elemen data Pemilihnya tidak lengkap," kata Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi kepada suryamalang.com (Tribunnews Network) di Surabaya, Sabtu (17/11/2018).

Dari data tersebut, terlihat warga binaan Lapas/Rutan paling banyak ada di Lapas kelas 1 Malang ada 2.896 orang. Kemudian, yang terendah adalah Rutan Kelas II B Pacitan dengan 95 orang dari 37 lapas yang tersebar di 31 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Untuk menyelesaikan masalah ini, Bawaslu Kabupaten/Kota melakukan koordinasi ke Pemerintah Daerah dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan (Rutan). Hal ini dilakukan untuk melihat potensi Pemilih yang tidak masuk Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) karena berbagai hal.

"Misalnya, tidak mempunyai dokumen kependudukan, tidak ditemukan alamatnya dan melaporkan pergerakan perpindahan Pemilih di Lapas/Rutan. Selanjutnya, kami akan koordinasikan dengan lembaga terkait," kata Aang menambahkan.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim mencatat hingga kini masih ada sekitar belasan ribu pemilih di lembaga permasyarakatan (Lapas) se-Jatim yang berpotensi tak bisa memberikan suaranya pada pemilu 2019 mendatang.

"Jumlah tersebut tersebar di sekitar 30-an lapas di Jatim dan belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)," kata Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam di Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Anam menjelaskan bahwa potensi jumlah pemilih di Lapas mencapai 23 ribu pemilih. Namun dari jumlah tersebut, baru sekitar 10,5 ribu pemilih yang dapat melengkapi berkas persyaratan pemilih.

"Artinya pemilih tersebut memiliki data pribadi yang lengkap. Misalnya kartu identitas. Sisanya, dari sisi administrasi ada data yang tidak lengkap," kata Anam menambahkan.

Sebagai solusi masalah tersebut, pihak KPU akan berkonsultasi dengan KPU RI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispwndukcapil), hingga Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM).

"Kami tak bisa memasukkan data pemilih di lapas tanpa adanya data administrasi yang bersangkutan. Sehingga, akan kami konsultasikan terlebih dahulu ke pihak terkait," tandas Anam yang membawahi Divisi Data dan Informasi KPU Jatim ini.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim telah menetapkan DPT hasil perbaikan kedua yang berjumlah 31.011.960 pemilih, Rabu (14/11/2018). Jumlah ini bertambah dari penetapan DPT sebelumnya yang berada di angka 30.490.255 pemilih saat ditetapkan pada akhir September 2018 lalu. 

Berikut Sebaran Data Hunian Lapas di Jatim (Per 14 November 2018)

1. Lapas kelas 1 Malang : 2.896 orang
2. Rutan kelas 1 Surabaya : 2.565 orang
3. Lapas kelas 1 Surabaya : 1.086 orang
4. Lapas kelas II B Banyuwangi : 1.038 orang
5. Lapas kelas II A Pamekasan : 1.019 orang
6. Lapas kelas II A Sidoarjo : 1.009 orang
7. Lapas kelas 1 Madiun : 982 orang
8. Lapas kelas II A Jember : 871 orang
9. Lapas Narkotika kelas II A Pamekasan : 780 orang
10. Lapas kelas II A Kediri : 770 orang
11. Lapas kelas II B Mojokerto : 730 orang
12. Lapas kelas II B Jombang : 713 orang
13. Lapas kelas II B Lamongan : 696
14. Lapas Pemuda kelas II A Madiun : 644 orang
15. Lapas kelas II B Pasuruan : 618 orang
16. Lapas kelas II B Lumajang : 616 orang
17. Lapas kelas II B Probolinggo : 605 orang,
18. Lapas Perempuan kelas II B Malang : 591 orang
19. Rutan Kelas II B Gresi : 578 orang
20. Rutan Kelas II B Bangil : 522 orang
21. Lapas Kelas II B Tulungagung : 519 orang
22. Lapas Kelas II B Blitar : 508 orang
23. Lapas Kelas II A Bojonegoro : 416 orang
24. Rutan Kelas II B Bangkalan : 372 orang
25. Lapas Kelas II B Bondowoso : 354 orang
26. Rutan Kelas II B Nganjuk : 290 orang
27. Rutan Kelas II B Sumenep : 283 orang
28. Rutan Kelas II B Sampang : 261 orang
29. Lapas Kelas II B Tuban : 259 orang
30. Rutan Kelas II B Situbondo : 231 orang
31. Rutan Kelas II B Ponorogo : 224 orang
32. Lapas Kelas II B Ngawi : 207 orang
33. Rutan Kelas II B Magetan :190 orang
34. Rutan Kelas II B Kraksaan : 172 orang
35. Rutan Kelas II B Trenggalek :147 orang
36. Rutan Kelas II B Pacitan: 95 orang

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved