Kabar Blitar
Ayam Curian Lepas, Aksi Pencurian Ayam Di Blitar Terbongkar
Pemilik ayam yang masih tetangga pelaku tersebut tidak terima atas perbuatan pencurian yang dilakukan tersangka sehingga melapor ke Polisi.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Achmad Amru Muiz
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Gara-gara ayam curian lepas, kedok pencuri ayam terbongkar di Kabupaten Blitar. Akibatnya pelaku pencurian ayam, Ny Mujilah (34) warga Desa Lorejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar harus berurusan dengan Polisi, Selasa (27/11) malam.
Ini setelah pemilik ayam, Suratman (39) yang masih tetangga pelaku tersebut tidak terima dan melapor ke Polres Blitar.
"Meski hanya mencuri dua ekor ayam, namun karena korbannya dan tokoh masyarakat setempat tidak terima, ya kami lanjutkan kasus tersebut," kata AKP Imam Subechi, Kapolsek Bakung.
Menurutnya, pencurian itu terjadi pada Selasa sore kemarin atau sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban itu datang melalui belakang rumah. Selanjutnya, ia menangkap dan mengambil dua ekor ayam, terdiri dari ayam Jantan dan betina.
"Setelah itu, pelaku pulang dan dua ekor ayam curiannya itu tak ditaruh di kandang belakang rumahnya, melainkan disembunyikan di dalam rumahnya," paparnya.
Saat kejadian itu, rumah korban kosong karena Suratman belum pulang dari ladangnya. Sedang istrinya sedang menjemput anaknya les. Begitu Suratman pulang dan mengetahui ayamnya hilang, kecurigaannya langsung pada pelaku.
Sebab, pelaku sudah sering ketahuan mencuri ayam tetangganya. Tanpa ragu, ia langsung mendatangi rumah pelaku, dan melihat kandang ayam pelaku, yang ada di belakang rumahnya. Namun, tak ada ayam sama sekali.
Akhirnya, ia mencari pelaku ke dalam rumahnya dan bertemu pelaku, Suratman sempat menanyakan soal keberadaan ayamnya yang hilang tersebut. Namun, oleh pelaku, dijawab tak tahu sehingga sempat adu mulut di dalam rumah itu.
Di saat adu mulut itu, tiba-tiba ada ayam Jago melompat dari dalam gerobok yang ada di ruang tengah rumah pelaku. Ternyata, itu ayam korban. Pelakupun tak bisa mengelak karena kedua ayam korban ditemukan telah disembunyikan di dalam geledek, yang dipakai pelaku buat menyimpan gabah kering.
"Setelah berusaha didamaikan, ternyata tak membuahkan hasil. Karena korban maupun tokoh massyarakat setempat meminta kasus itu dilanjutkan. Katanya, pelaku sering mencuri ayam tetangganya," tutur Imam Subechi.