Kabar Surabaya

Seminggu Keluar Tahanan Polrestabes Surabaya, Sholeh Ditangkap Polsek Simokerto

Selama satu tahun pasca kabur, Sholeh diburu jajaran Polsek Simokerto usai mencuri handphone di sebuah rumah Jalan Granting Baru Surabaya, (7/11/2017)

Seminggu Keluar Tahanan Polrestabes Surabaya, Sholeh Ditangkap Polsek Simokerto
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Pelaku pencurian handphone yang sempat menjadi buronan selama setahun Polsek Simokerto tertangkap. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Baru seminggu keluar tahanan Polrestabes Surabaya, Sholeh (38) kembali meringkuk di jeruji besi Polsek Simokerto. Pria asal Donorejo, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto ini ditangkap saat berada di sekitar rumahnya.

Selama satu tahun pasca kabur, Sholeh diburu jajaran Polsek Simokerto usai mencuri handphone di sebuah rumah Jalan Granting Baru Surabaya, (7/11/2017).

Saat kejadian tersebut, Sholeh beraksi bersama rekannya, Ruslan (34). Ruslan tertangkap tangan warga dan diamankan polisi, sementara Sholeh kabur.

"Dia ini DPO kami, kasus pencurian handphone. Temannya sudah ketangkap," kata Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih di Polsek Simokerto, Jumat (7/12/2018).

Saat ditanya polisi tentang pelariannya, Sholeh mengaku dirinya berusaha kabur ke Waru.

Ketika itu, kata Sholeh, dirinya dibekuk polisi Polrestabes Surabaya setelah kepergok mencopet handphone di gelaran pawai pemain sepak bola sepanjang Waru - A Yani Surabaya.

"Ya kan saya di tahan. Teman saya ditangkap duluan, saya di tahan di Polrestabes baru keluar seminggu," aku Sholeh.

Satu minggu dirinya keluar tahanan, Sholeh dijemput polisi lagi lantaran keberadaannya telah diintai anggota Reskrim Polsek Simokerto. "Handphone (pencurian dan copet) saya jual buat bayar kos, buat makan," ujar  Sholeh.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved